Letkol Infanteri Alfat: Kehadiran Satgas Perbatasan Harus Bermanfaat Pada Masyarakat Sekitar

Anggota Satgas Membantu Mengobati Ibu Selfiana Telik Yang Sedang Sakit

Nkripost, Atambua – Dansatgas pamtas RI RDTL letkol infanteri Alfat Deni Adrian mengatakan,dalam rilis tertulisnya bahwa kehadiran anggota satgas di perbatasan haruslah memberi manfaat kepada masyarakat yang ada di sekitarnya.

Personel Kesehatan Pos Silawan Satgas Yonif RK 744/SYB mengobati salah seorang warga yang sakit di desa Silawan Dusun Adubitin Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian, dalam rilis tertulisnya, Selasa (19/01/2021).

Dikatakannya, berawal dari informasi warga melaporkan ada salah seorang warga desa Silawan yang sedang sakit demam dan maag yang berlokasi tidak jauh dari pos.

“Pratu Praka Dwi Rahmaan dan Pratu Andi Pranata saat itu sedang bertugas jaga Dalduk Pos Silawan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB mendapat laporan dari bapak stuben(31) bahwa ibu selfiana Telik(30) yang sedang sakit,selanjutnya laporan dilanjutkan kepada Danpos Silawan Letda Inf Felisianus Nainatu sebagai.”terangnya.

Loading...

Terpisah Danpos Silawan Letda Inf Felisianus Nainatu mengatakan, setelah menerima laporan dari anggotanya, tidak lama kemudian memerintahkan Praka Dwi Rahmawan bersama Pratu Amri datang kerumah ibu selfiana untuk memberikan bantuan pertolongan dan penanganan medis.

“Setelah sampai di rumah ibu Selfiana, Praka Dwi Rahmawan langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu selfiana Telik(30) pemeriksaan kesehatan.” tuturnya

“Tindakan yang dilakukan oleh Pratu Praka Dwi Rahmawan yakni melakukan tensi, mengecek temperatur suhu tubuh dan memberikan obat sesuai penyakit yang diagnosis.” ungkap Felix sapaan akrabnya.

Loading...

Sementara itu, Ibu selfiana Telik mengucapkan terima kasih kepada TNI dari Pos Silawan.

“Terima kasih bapak bapak TNI atas kepeduliannya terhadap kesehatan warga dan bersusah payah datang ke rumah sehingga penyakit ini bisa segera mendapat pengobatan.” ungkapnya

Selanjutnya disampaikan oleh pratu Praka Dwi Rahmawan saudari ibu selfiana diminta untuk istirahat dan sementara tidak berkebun atau bekerja keras dalam beberapa hari hingga keadaan sudah membaik.

Nkripost. AT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *