Putus Penyebaran Covid 19, Simak Anjuran DRS. Samuel Sellan Ketua Dewan Pembina StiKes Marantha Kupang

DRS. Samuel Sellan

Nkripost, Oelamasi – Ketua Dewan Pembina, StiKes Marantha Kupang, Samuel Sellan, terus mengampanyekan Protokol Kesehatan (PROKES) kepada masyarakat dan para mahasiswa seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

DRS. Samuel Sellan, saat di temui media Nkripost, di  ruang kerjanya, di Jln. Kampung Bajawa, Kec. Taebenu, Desa Baumata Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghimbau terkait penerapan disiplin protokol kesehatan dalam rangka untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

Ada tiga disiplin protokol kesehatan yang harus dilakukan, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Disamping itu, terus berolahraga dan mengkonsumsi makanan-makanan yang bervitamin, untuk menjaga serta meningkatkan imunitas pada tubuh.

Loading...

Adapun cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan virus corona:

  1. Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
  2. Gunakan masker penutup mulut dan hidung saat berada di tempat umum atau ramai.
  3. Menjaga jarak aman 1,5 – 2 meter
  4. Menjaga kesehatan dan kebugaran agar sistem imunitas tubuh meningkat.
  5. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut, karena tangan menyentuh banyak hal yang dapat terkontaminasi virus.
  6. Buang masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dengan benar, lalu cuci tangan.
  7. Hindari bepergian ke luar rumah saat merasa kurang sehat, terutama jika merasa demam, batuk, dan sulit bernapas.
  8. Ikuti arahan dari petugas kesehatan setempat.
  9. Selalu pantau perkembangan penyakit COVID-19 dari sumber resmi dan akurat.
  10. Mengingatkan sesama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. Jelas DRS. Samuel Selan.

“Sudah saatnya untuk saling mengingatkan, sudah waktunya untuk berupaya saling melindungi agar pemutusan rantai ini bisa dilaksanakan dengan efektif. Patuhi protokol kesehatan. Dan jangan lupa berdoa”.

Mungkin juga ini seperti yang di katakan dalam Firman, bahwa ada saat-saat dimana kita harus berdiam diri untuk berdoa, oleh karena  kehidupan manusia telah di atur oleh tuhan. Dan jangan lupa 3M demi keselamat masing-masing pribadi.” Tutupnya.

Nkripost – Agustinus Tamelab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *