Jelang Tahun Baru, Satgas Pamtas RI-RDTL Berhasil Gagalkan Upaya Penyelundupan Lewat Jalur Tikus

Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider Khusus 744/SYB pos Lakmaras berhasil mengagalkan upaya penyelundupan

Nkripost. Atambua – Di malam tahun baru, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider Khusus 744/SYB pos Lakmaras berhasil mengagalkan upaya penyelundupan oleh 2 (dua) orang tak dikenal di wilayah perbatasan, tepatnya di sungai Fatululi co.1729-5726 wilayah desa Henes Kecamatan Lamaknen Selatan Kabupaten Belu, NTT.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Jum’at 1/1/2021.

Berawal pada tanggal 30 Desember 2020 dimana Danpos Lakmaras Serka Herman telah memperoleh informasi bahwa sering terjadi aktifitas ilegal menjelang perayaan tahun baru di wilayah desa Henes.

“Informasi tersebut menerangkan bahwa di wilayah desa Henes sering ada kegiatan menjelang pergantian tahun baru seperti warga Timor Leste yang sering masuk ke Indonesia lewat jalan tikus guna membeli sembako maupun kebutuhan lain termasuk dugaan aktifitas ilegal.” jelasnya

“Informasi tersebut diperoleh Praka Imran Hamidi melalui keterangan warga setempat disaat dirinya melaksanakan anjangsana di desa yang menjadi binaan pos Lakmaras. Dari informasi tersebutlah kemudian dilaporkan kepada Danpos yang kemudian ditindak lanjuti dengan melaksanakan patroli dan pengendapan dimana lokasi yang disebutkan tersebut.” ungkapnya

Loading...

Terpisah dari itu, Danpos Lakmaras Serka Herman mangatakan bahwa pada tanggal 31 Desember 2020 pukul 21.00 wita telah memerintahkan 5 orang anggotanya yang dipimpin oleh Sertu Robin untuk melaksanakan pemantauan di jalur tikus CO.3965-8630 Sudut Kompas 171° yang berjarak 1.250 Meter dari pos Lakmaras, yang dicurigai sebagai jalan/tempat dilaksanakannya transaksi penyelundupan.

“Sampai dengan pukul 23.15 Wita kami tidak menemukan hal-hal yang mencurigakan, Namun setelah kemudian Sertu Robin pukul 23.40 Wita kembali memerintahkan anggotanya untuk bergerak menuju dekat sungai pada saat sampai di titik yang ditentukan, alhasil disana anggota melihat cahaya senter yang turun mengarah ke sungai dimana jalan yang dilalui tepat dengan anggota yang melaksanakan pengendapan. ” tuturnya

“Kemudian anggota pos Lakmaras bersiap untuk melaksanakan penyergapan, namun sayangnya saat upaya mendekati pelaku pada jarak sekitar 25 meter posisi anggota diketahui dan pelaku yabg berjumlah 2 (dua) tersebut dengan cepat melarikan diri dengan melempar barang bawaannya di lokasi dan masuk ke wilayah Timor Leste” terangnya

Loading...

“Kami sudah berupaya mengejar, namun karena kendala medan terjal dan licin karena habis hujan ditambah lokasi yang gelap tak mampu dengan maksimal dalam menangkap pelaku, apalagi kami membawa beban seperti helm, senjata dan rompi membuat pergerakan kami tidak bisa maksimal dan terbatas sehingga demi keamanan personel akhirnya kami memutuskan untuk menghentikan pengejaran dan kembali ke lokasi mengamankan barang bukti yang ada untuk dibawa ke pos dan dilaporkan ke Mako Satgas untuk tindak lanjutnya” ungkapnya

Danpos menduga, pelaku adalah warga Timor Leste dengan ciri-ciri salah satunya pelaku berpakaian baju kaos seperti warna abu-abu dengan celana cendek, sedangkan pelaku satunya menggunakan baju merah gelap dan celana panjang

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan antara lain Beras sebanyak 2 karung (50 kg), Mie instan 3 dos dan Minyak tanah sebanyak 1 jerigen (25 liter).

Hasil penggagalan penyelundupan yang menjadi perolehan pos Lakmaras telah dilaporkan ke Dansatgas dan Pasi Intel Satgas untuk kemudian menyerahkan barang. bukti tersebut dan diamankan di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB untuk diproses lebih lanjut.

Nkripost. Agus Tamelab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *