Youth Move Soroti Pelanggaran Calon Kapolri

Nkripost, Jakarta – Sekelompok pemuda yang menamakan diri sebagai “Gerak Muda” atau Youth Move melakukan aksi demonstrasi di dua titik yaitu patung kuda Jakarta Pusat dan Mabes Polri pada kamis, 03/12/2020 menyoroti masuknya Wakapolri Komjen Gatot Eddy Promono dalam bursa calon Kapolri.

Youth Move dalam releasenya menyatakan Komjen Gatot terlibat pelanggaran berkaitan dengan dicopotnya mantan Kapolsek Kembangan karena dianggap melanggar maklumat Kapolri No. Mak/2/III/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona beberapa waktu lalu.

“Kami menganggap ini bukanlah rule of the law sebagaimana mestinya, karena jika ingin berbicara tentang hukum yang baik dan benar, jika ada dua orang yang melakukan pelanggaran hukum yang dimaksud tidak boleh hanya seorang saja yang dihukumi dan seorang lainnya terbebas begitu saja karena hal tersebut mencederai prinsip hukum kita yaitu semua orang sama di hadapan hukum” begitu bunyi kutipan release aksi Youth Move.

Baca Juga: Tak Pandang Bulu, Polri: Siapapun Ingin Pisahkan Papua Dari NKRI Akan Ditindak Tegas

Selanjutanya Youth Move menyatakan tidak ingin seseorang yang masih punya catatan hitam tentang kredibilitas dan integritas malah masuk bursa calon kapolri tidak mampu mempertanggung jawabkan pelanggarannya secara bijaksana.

Dalam aksinya Youth Move menuntut dengan tegas yaitu :

  1. Meminta Kapolri agar segera memproses pelanggaran maklumat Kapolri yang dilakukan oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono
  2. Meminta Presiden agar mengeluarkan nama Gatot Eddy Pramono dalam bursa calon Kapolri karena tidak memiliki integritas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *