Youth Move Desak Puan Maharani Mundur Dari Ketua DPR RI

Nkripost, Jakarta – Aksi massa yang menamakan dirinya Youth Move desak Puan Maharani mundur dari jabatannya sebagai ketua DPR RI. Aksi massa ini terjadi di depan kantor DPP PDI P  Jakarta Pusat pada Jumat (11/09).

Hal ini adalah buntut dari pernyataan Ketua Bidang Politik dan Keamanan PDIP Puan Maharani ditengah pengumuman cagub-cawagub Pilkada Sumbar 2020 yaitu “semoga Sumatera Barat menjadi Provinsi yang memang mendukung negara Pancasila”. Pernyataan ini dibanjiri kritik oleh sejumlah pejabat publik asal Sumatera Barat sehingga menimbulkan kegaduhan publik yang begitu panjang sampai saat ini.

Youth Move dalam pers releasenya menyatakan Puan Maharani selaku Ketua DPR RI sekaligus kader PDIP sangat disayangkan oleh publik karena dianggap tidak mewakili suara rakyat.

“Dalam hal ini motif pernyataan Puan Maharani yang menyinggung perasaan masyarakat  minang dikemudian hari dapat menimbulkan perpecahan anak bangsa dan membuat persatuan bangsa, sehingga kita semua lapisan elemen anak bangsa dapat menolak dengan keras dan tegas pernyataan tersebut. Bagaimana mungkin kita dapat menerina pernyataan Puan Maharani yang mengatakan Sumatera Barat semoga mendukung negara pancasila? Fakta secara telah mengatakan bahwa banyak tokoh-tokoh bangsa lahir dari bumi minang sehingga jauh sudah lama nya Provinsi Sumbar Pancasilais” Tegas Ibrahim selaku korlap aksi

Selanjutnya Youth Move menegaskan tidak sepatutnya pernyataan Puan Maharani lontarkan ditengah tengah konsentasi pilkada, apalagi PDIP mempunyai calon kepala daerah.

“Seharusnya Puan Maharani dapat memberikan prilaku yang baik mencerminkan seorang pejabat publik. Pada sisi lain Badan Kehormatan DPR dapat mengambil langkah untuk memanggil Puan Maharani selaku Ketua DPR RI dapat meminta klarifikasi. Untuk langkah selanjutnya PDIP dalam hal tersebut agar segera meminta maaf dan mengakui kesalahan Puan Maharani sebagai kader PDIP atas peryantaannya kepada publik melalui media nasional sebagai bentuk mengobati perasaan bangsa Indonesia” Ibrahim menambahkan.

Loading...

Aksi Youth Move berjalan dengan aman dan damai dengan tuntutan sebagai berikut :

  1. Menolak dengan tegas pernyataan Ketua DPR RI Puan Maharani tentang orang Minang kurang Pancasila karena akan memecah antar anak bangsa.
  2. Mendesak Badan Kehormatan DPR RI mengambil langkah yang tegas.
  3. Mendesak PDIP untuk meminta maaf keseluruh media nasional atas pernyataan Puan Maharani.
  4. Mendesak Puan Maharani segera mundur sebagai Ketua DPR RI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *