Yonranratfib 2 Mar Uji Arung Material Kendaraan Tempur

Nkripost, Surabaya – Dalam rangka Latihan Satuan Lanjutan (LSL) I TW II TA 2020, prajurit Fighter Sejati Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi 2 Marinir (Yonranratfib 2 Mar) menguji kendaraan tempurnya (Ranpur) yang terlibat dalam kegiatan latihan. Beberapa jenis Ranpur amfibi yang dipersiapkan diantaranya LVT-7 A1 dan BTR 50 PM ini diuji kemampuannya dalam mengarungi laut di Dermaga Satuan Amfibi (Satfib) Koarmada II, Ujung, Surabaya. Senin (14/09/2020)

Pada kegiatan uji arung yang dipimpin langsung oleh Komandan Yonranratfib 2 Mar Mayor Marinir Iwan Permana, S.H., M.Tr.Opsla tersebut, materi yang diuji antara lain Statis meliputi uji layak laut embarkasi dan debarkasi basah, uji coba automotive, uji coba peralatan ranpur serta kekedapan. Sedangkan materi dinamis meliputi uji bergerak di kolam simulasi, bergerak di laut atau mengarung dan uji layak laut embarkasi dan debarkasi basah.

Dalam kesempatan tersebut Komandan Yonranratfib 2 Mar menyampaikan tujuan dilaksanakannya uji arung ini selain untuk mengetahui sejauh mana kondisi terakhir Ranpur saat melaut, juga sekaligus untuk mengasah kemampuan prajurit Fighter Sejati dalam latihan ketrampilan mengemudi dan manuver ranpur di laut, sebagai wujud kesiapan prajurit maupun Ranpur dalam memberikan keyakinan kepada Pimpinan untuk pengerahan kendaraan tempur amfibi yang akan dilibatkan dalam kegiatan LSL I TW II TA 2020 beberapa hari kedepan.

“Dalam pelaksanaan tugas pokok Satuan sebagai unsur operasi pendaratan amfibi Korps Marinir TNI AL maupun operasi-operasi lainnya, kita memang bukan yang pertama tapi kita adalah yang utama sebagai penentu keberhasilan dalam mendaratkan pasukan pendarat kita harus mampu memelihara dan mengemban kepercayaan pimpinan yang diberikan kepada Satuan,” tegas Komandan Yonranratfib 2 Mar.

“Laksanakan prosedur latihan dengan tetap menjaga disiplin lapangan, terlebih protokol kesehatan yang harus kita terapkan dalam mencegah penyebaran Covid-19, maka dari itu meskipun saat ini kita semua sedang menghadapi pandemi, jangan pernah surut untuk terus berlatih dan mengasah kemampuan, karena tugas dan tanggung jawab kita dalam menjalankan perintah pimpinan Komando atas tentunya tidak melihat situasi dan kondisi apapun, kapanpun dan dimanapun kita harus siap melaksanakannya”, tambahnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *