Waspada Sering Konsumsi Obat Warung, Ada Yang Salah?

Waspada Sering Konsumsi Obat Warung, Ada Yang Salah?

28 Juli 2021 0 By Tim Redaksi

DALAM hal pencarian pengobatan adalah segala tindakan yang dapat dilakukan oleh individu dalam tujuan mencari dan mendapatkan pengobatan yang tepat saat merasa dirinya memiliki gangguan pada kesehatannya.

Mahasiswa sebagai makhluk individu yang sudah dianggap mampu untuk bertanggung jawab kepada diri sendiri memiliki kekuasaan atas dirinya untuk menentukan seperti apa perilakunya, dan juga termasuk dalam upaya pencarian untuk menemukan penemuan dalam pengobatan. 

Salah satu masalah kesehatan Indonesia yang terjadi saat ini adalah masalah pada penggunaan obat bebas (obat warung) yang sering digunakan dalam hal (pengobatan diri sendiri) swamedikasi.

Loading...

Pengertian Swamedikasi adalah pengobatan pertama yang dilakukan oleh diri sendiri dengan tujuan untuk mengobati agar penyakit yang diderita sebelum adanya penanganan lanjut dari tenaga professional (dokter,dll).

Mengkoonsumsi obat-obatan secara berlebihan adalah ketidak bijakan dalam (pengobatan diri sendiri) berswamedikasi, Hal ini merupakan permasalahan yang sedang terjadi di masyarakat, yaitu masyarakat masih menggunakan/konsumsi obat – obatan warung dengan cara berlebihan dan angka kematian yang terjadi akibat kasus infeksi terhadap obat lebih dari 135.000 kematian pertahunnya.

Mengobati diri sendiri bukanlah suatu hal yang dilarang, tetapi juga tidak asal-asalan dalam mengobati.

dikarenakan setiap obat bebas yang dapat di beli sebanyak apa yang kita inginkan, akan menyimpan berbagai efek samping yang dapat membahayakan tubuh.

Maka kita juga harus bijak dalam penggunaannya. Artinya, jika tidak diperlukan pemakaiannya jangan mudah untuk memutuskan untuk mengkonsumsi.

Pertimbangan akan selalu mendasar (keuntungan dan kerugiannya).

Kenapa Tidak Boleh Konsumsi Obat Warung Terlalu Sering ?

Seringkali ketika kita meminum obat warung tidak paham dengan dosis yang harus dikonsumsi walaupun di belakang kemasan sudah ada petunjuk dosis yang dianjurkan.

Saat ini masih banyak orang yang beranggapan minum 1 tablet / kapsul / kaplet untuk sekali minum padahal dosis yang seharusnya mungkin 0,5 atau 2 tablet/ kapsul/ kaplet/dll dalam sekali minum, hal tersebut lah yang menyebabkan bahaya yang berkelanjutan.

Tidak edikit pula terjadinya overdosis akibat terlalu sering konsumsi obat warung.

Dampak Negative Terlalu Sering Konsumsi Obat Warung Tanpa Arahan Dokter ?

  • 1.Gangguan atau kerusakan fungsi ginjal, Ketika seseorang mengkonsumsi obat warung terlalu sering atau tanpa pengawasan dokter maka pananganan tersebut bukan lagi hal yang benar malah berisiko untuk terjadinya gangguan pada ginjal disebabkan peradangan akibat salah penggunaan obat. (walaupun tidak semua obat dapat mengakibatkan gangguan pada ginjal)
  1. Kulit cenderung terlalu kering atau terlalu dingin, Ketika minum obat warung yang terlalu dominan dalam obat warung tersebut ada bahan kimia tersendiri yang memiliki efek samping tersendiri, hal itu yang kemudian akan memicu adanya perubahan suhu tubuh dan kulit bahkan sampai ada yang mengakibatkan perubahan ritme detak nadi seseorang.
  1. Resiko tidak bisa konsumsi obat dosis rendah, Dikhawatirkan saat sering konsumsi obat warung, dosis obat tersebut sudah tinggi sehingga ketika berobat kerumah sakit dengan arahan dokter tidak bisa lagi untuk konsumsi obat yang dosis rendah namun langsung ke dosis tinggi.
  1. Resiko overdosis, Tidak sedikit orang ketika mengkonsumsi obat warung membaca arahan petunjuk dosis obat yang dianjurkan, biasanya langsung minum 1 tablet/ kapsul/ kaplet. Ketika hal itu terjadi bisa saja obat yang harus dikonsumi ½ tablet sehingga mengakibatkan overdosis
  1. Timbul masalah penyakit baru
    Hati – hati dengan penggunaan obat warung terlalu sering dan tampa penanganan dokter hal tersebut bahkan dapat menyebabkan masalah penyakit yang baru dan serius Bahkan bagian terburuknya bisa sampai mengakibatkan terjadinya kematian.

Cara Aman Penggunaan/Konsumsi Obat Warung

Tidak Sedikit dan hampir sebagian besar masyarakat di Indonesia tidak asing dengan obat-obatan pereda sakit yang banyak dijual di warung-warung saat sedang sakit kepala, flu atau badan pegal-pegal. Cari tahu cara yang aman minum obat-obatan yang dijual bebas.

  • Lihat dan amati dahulu lingkaran yang ada pada bungkus obat

  • Pahami petunjuk obat yang ada pada kemasan, Misalnya :
  • Lihat kembali kondisi tubuh pada saat itu, karena biasanya dosis akan berubah ketika tubuh tidak normal
  • Memahami kembali waktu yang baik untuk konsumsi, isi kandungan, efek samping, kegunaan, ada pengecualian atau tidak pada obat tersebut.
  • Ketika keadaan tubuh selama 3 hari minum obat warung tidak memberi efek apapun atau bahkan lebih parah lebih baik konultasi ke dokter

Tips mengurangi ‘Dikit-dikit Minum Obat’ agar tidak ketergantungan dengan obat warung

  1. Biasakan ketika tubuh hanya mengalami gejala penyakit ringan seperti demam, batuk, pilek atau pusing ataupun tidak dalam kondisi prima jangan langsung mengambil langkah untuk minum obat warung, sebaikanya lakukan bedrest (istirahat yang cukup) perbanyak minum air putih dan konsumsi makanan 4 ehat 5 sempurna karna selain tubuh kita butuh istirahat hal terebut dapat menguatkan imun kita.
  2. Ketika tubuh terasa lemas dan membutuhkan stamina, coba untuk konsumsi yang berbahan dasar alami seperti jamu ( wedang jahe, beras kencur, kunyit asem, dll) ataupun ramuan herbal yang diracik sendiri, ada pula opsi lain seperti konsumsi makanan atau minuman tinggi vitamin C
  3. Upayakan untuk sering berjemur pada pagi hari, dan olahraga yang ringan ketika tubuh dalam kondisi baik
  4. Ketika semua upaya udah dilakukan dalam 3 hari lebih namun tubuh tidak cukup membaik disarankan untuk melakukan penanganan lanjutan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat

Penulis: Wulan Purwitasari