NKRIPOST.COM

Berita Seputar NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Wakil Ketua DPRD Sulsel: Pemuda Harus Mampu Mengubah Sistem

BAGIKAN :
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Ni’matullah (kiri) saat menjadi narasumber di Diskusi Temu Ide-Gagasan Pemuda Sulsel, di Amaris Hotel, Jl. Letjend Hertasning, Kota Makassar, Senin (23/12019).

MAKASSAR, NKRIPOST.COM – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel Ni’matullah menjadi narasumber di Diskusi Temu Temu Ide-Gagasan Pemuda Sulsel (Starting Poin Sulsel 2020-2023) dengan tema “Menata Ruang Berfikir untuk Pembangunan SDM Maju”.

Diskusi ini pula dirangkaikan dengan Launching Insting Institute yang berlangsung di Amaris Hotel, Jl. Letjend Hertasning, Kota Makassar, Senin (23/12/2019).

Mengawali materinya, Ni’matullah memberikan pengantar terkait situasi dan kondisi pemuda saat ini.

Ia mengatakan, kondisi pemuda zaman sekarang dan zaman dahulu itu berbeda. Pemuda dalam memberikan ide dan gagasannya bukan hanya terlibat pada satu wadah atau panggung, apalagi saat ini zaman digital.

“Kondisinya sudah beda, nah sekarang yang dibutuhkan bagaimana pemuda mampu mampu menonjolkan ide dan gagasannya,” kata Ni’matullah.

Di tengah diskusi berlangsung, Ni’matullah juga menyinggung soal kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 khusus di wilayah Sulawesi Selatan.

Loading...

“Menjadi kepala daerah, harus memiliki motivasi tinggi, salah satunya motivasi pengabdian. Karena tugasnya berat,” katanya.

Lanjutnya, anak muda harus mensupport dan mendukung dalam menyukseskan Pilkada 2020 mendatang mendatang, serta memberi masukan dan kritikan.

Bagi Ni’matullah, ketika pemuda ingin terlibat dalam kontestasi pemilihan kepala daerah setidaknya mampu mengubah sistem.

“Peran pemuda hari ini harus merubah sistem, sebab zaman sudah berbeda,” ucapnya singkat.

Ni’matullah pun menceritakan pengalamannya saat menjadi mahasiswa. Kala itu, ia menjabat Ketua Senat di Fakultas Ilmu Ekonomi Unhas Makassar.

Ia pernah memimpin mahasiswa melawan rezim otoriter, namun saat itu langkah yang diinginkan mahasiswa sulit ditempuh.

“Dulu (Orde Baru) kami sulit bergerak karena semuanya dibungkam, mau berteriak. Sekarang ini, semua terbuka dalam dunia digital, maka peluang pemuda bisa memanfaatkan internet semaksimal mungkin,” kenang Ni’matullah.

Ni’matullah pun menegaskan, agar seluruh pemuda dan mahasiswa tidak terjebak dengan isu-isu yang memiliki sumber informasi yang valid.

“Pemuda harus mampu melihat situasi dan kondisi, jangan cepat terjebak dengan isu-isu yang tidak jelas. Yang dibutuhkan itu Ide, gagasan, dan kapasitas.

“Kalian ini sekarang generasi millenial. Kalau saya dulu masih generasi kolonial,” tutup Ni’matullah disambut canda tawa peserta dialog.

Selain Wakil Ketua DPRD Sulsel, juga turut hadir sebagai narasumber diantaranya, guru besar UIN Alauddin Makassar Prof M. Qasim Mathar, Ketua MW KAHMI Sulsel Moh Roem, Anak Lorongna Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto.

Terbitkan Pada: 23 Desember 2019 by NKRI POST

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami