Wabup 50 Kota H. Ferizal Ridwan: Amanah Itu Kembali Datang, Terima kasih ya ALLAH

Wakil Bupati Limapuluh Kota
H. Ferizal Ridwan S.Sos

NKRI POST, LIMAPULUH KOTA – Ungkapan Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota H. Ferizal Ridwan,S.Sos tentang Amanah itu kembali datang,
Terima kasih ya ALLAH, lahir dari Jiwa solidaritas kemanusiaan yang tertanam sangat kental dan menjiwai didalam kepribadian seorang aktivis sosial yang juga wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota.
.
Berselang satu malam, dengan kehadiran  Fajar Ramadhan begitu kami memberikan nama terhadap seorang anak yang kami fasilitasi di jorong Aia Putuiah Nagari Sarilamak, yang Sampai saat ini belum ada pihak yang menghubungi kami, karena dia bisu, tak bisa tulis baca, juga memiliki Kekuraangan yang terbilang idiot.(maaf)


BACA JUGA: Wakil bupati kabupaten 50 kota sebut isi sosialisasi dinas kesehatan menyesatkan


Malam ini, kami kembali didatangi oleh Bapak Amaluddin/Khamaluddin (Sapaan Pak Al)  yang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid -19 yang telah dinyatakan Sehat, Sebelumnya sempat tarik ulur akan status kependudukannya, tes Swab dari kota Payakumbuh, tercatat dari Nagari Sungai Kamuyang tepatnya Batang Tabit,
.
Statusnya itu juga sempat dihebohkan di berbagai grup media sosial karena positif Carona, dan akhirnya Pemprov. Sumatera Barat menetapkan Pak Al merupakan PDP Positif Covid – 19 dari Limapuluh Kota, dan Satgas Limapuluh Kota kemudian melalui juru bicara mengakui bahwa tercatat di Kabupaten Limapuluh Kota.
.
Pak Al 82 tahun ini asli Solok, mantan istri Rao Rao, beliau ke Payakumbuh kurang lebih sekitar tahun 1992, dan selama di Payakumbuh bertempat tinggal ngontrak di berbagai tempat dan berpindah – pindah, mempunyai dua orang anak, Satu laki dan satu perempuan. Sejak tahun 2012 lalu beliau berpisah atau cerai dengan istrinya, dan tinggal dan Mangkal di depan Planboyan dengan proplfesi sebagai tukang ojek.
.
Semenjak tahun 2012 tersebut, beliau tak punya identitas baik KTP atau apapun, dan oleh sebab itu atas kasus kejadian covid – 19 di dinyatakan Positif Carona karena kontak langsung dengan pasien positif sebelumnya.
.
Saya mengikuti diskusi pada Whatsapp  grup (WAG) kemanusiaan, ternyata bapak Al mengalami penolakan, mengalami kesusahan, masalah tempat istirahat, mau kembali kepada mantan istri, sudah tak mungkin, dan mau pulang ke kampung juga tidak mungkin karena statusnya yang Sebelumnya telah di nyatakan PDP Covid -19.
.
Melihat hal tersebut, Sampai para relawan berdonasi untuk mencari kontrakan, namun karena riwayat baru dinyatakan sehat dari Covid 19 agak sulit mendapatkan tempat kontrakan, dan disamping biaya pun belum cukup tersedia, atas kondisi itu, ada beberapa relawan yang menghubungi saya untuk membantu memberikan solusi terhadap pak Al ini.
.
Atas dasar kemanusiaan dan kepedulian serta pangilan naluri jiwa saya, Setelah dirumah, saya tawarkan untuk bersama kami dan saya bersedia menampungnya paling tidak sampai siap lebaran atauatau sampai habis masa bakti saya jadi Wakil Bupati.
.
Alhamdulillah pak Al berkenan dan bertambah amanah kami setelah sang bisu Fajri Ramadhan.
.
#Kemanusiaan diatas semua derajat jabatan
#Membumikan rahmatan lil alamain
#Menikmati proses
.
Wassalam, Salam  Kemanusiaan

Loading...

Artikel ini sudah tayang di: https://corpsnews.com/2020/05/17/pdp-ditolak-usai-sembuh-dari-corona-h-ferizal-ridwan-bersedia-menampungnya-sampai-akhir-masa-bhakti/

NKRI POST 
DELFI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *