NKRIPOST.COM

Berita Seputar NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Tragis.. Seorang Kades Aniaya Bahkan Menggantung Anak Dibawah Umur Hingga Nyaris Tewas

BAGIKAN :
(NB Perempuan Berumur 16 tahun yang dianiaya kades dan aparatnya (16/10/2019)
Yang terlibat

Malaka, NTT – Viral sebuah sebuah video dugaan penganiayan yang lakukan oleh seorang oknum kepala desa tersebar di media sosial, pasalnya korban NB Dituding mencuri cincin, NB (16) warga Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima Malaka,NTT nyaris tewas dianiaya Kades Babulu Selatan PL.

Penganiayaan yang dilakukan oleh oknum kades PL tersebut disaksikan warga desa setempat, Gadis belia NB (16) diikat dan didudukan pada sebuah kursi plastik, tanganya diiikat kebelakang dan digantung pada regel polindes di dusun Beitahu.

Akibat, Penganiayaan yang dilakukan dengan main hakim sendiri tersebut korban dan keluarga besarnya tidak terima dengan perlakuan kades. Mereka (keluarga NB) akhirnya melaporkan kejadian tersebut, ke polsek Kobalima, Kabupaten Malaka Propinsi NTT.

di lansir dari timorpost, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (16/10/2019) malam hingga jam 7 pagi.

NB diduga oleh kepala desa babulu selatan PL dan aparat desa mencuri cincin di rumah warga desa di dusun Beitahu.

Akibat korban tidak mengaku (di tanya bilang tidak mencuri) kedati warga bersama kades mengambil sikap dengan cara menganiaya strom dan gantung Noviana Baru yang merupakan anak dibawa umur.

Loading...

Penganiayaan yang dilakukan kades PL itu, sudah di luar batas. Tak seharusnya seorang pemimpin membina warganya dengan jalan kekerasan. Apalagi belum terbukti melakukan pencurian sebagaimana yang dituduhkan.

Yang terlibat dalam penganiayaan ini diantaranya kepala desa Babulu Selatan PL, dan MH, sementara dalam rekaman video pada kejadian tersebut juga disaksikan ML, FD serta masih banyak warga lainnya yang tak diketahui nama.

Seharusnya kades laporkan ke Polisi, guna meminta keadilan dan penyidik, agar memproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas sumber.

Sementara Kades Babulu Selatan, PL, ketika dihubungi wartawan tidak merespon telepon dan SMS wartawan sekalipun. (***)

Terbitkan Pada: 27 Oktober 2019 by NKRI POST

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami