Viral Pesawat Jatuh di Kualanamu, Ini yang Sebenarnya Terjadi

BAGIKAN :

Publikasi : 28 September 2019 by admin

Latihan yang dirancang mendekati keadaan sebenarnya

Medan – Sebuah video sedang viral di media sosial yang memperlihatkan pesawat jatuh di Deli Serdang.  Video itu diunggah oleh akun @onetrip dengan judul video “Detik-detik pesawat gagal landing di Bandara International Kualanamu”. Video itu berhasil mencuri perhatian netizen dengan 3.600 views yang saat ini sedang viral di media sosial

Viral Pesawat Jatuh di Kualanamu, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Nah, setelah melihat video itu, serta membaca komentar netizen yang cukup banyak prihatin. Untuk mengkroscek kebenarannya berikut kutipan yang di lansir dari IDN times.

IDN Times mengonfirmasi kebenarannya. Ternyata video itu hanya latihan Penanggulan Keadaan Darurat (PKD) yang dilakukan Manajemen Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Kegiatan bertema Increasing Preparedness of Airport Emergency Committee itu digelar Kamis (26/9). 

Simulasi penanganan pesawat kecelakaan itu dipimpin langsung Bayu Iswantoro selaku Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional. 

Saat dihubungi awak media, Bayu Iswantoro menyampaikan skenario ceritanya seperti ini.

1. Pesawat mengalami Belly Landing

Istimewa
Istimewa

Dalam skenarionya, pesawat Costlead Air dengan rute penerbangan Jakarta- Kualanamu mengalami Belly Landing di Bandara Kualanamu, Kamis (26/9).

Sehingga pada saat touch down di runway, roda pendaratan sebelah kiri terkunci, dan menyebabkan pesawat tidak terkendali dan mengalami crash.

Di dalam pesawat, ada 107 orang penumpang, 2 orang meninggal akibat kecelakaan ini.  Sementara 10 orang mengalami luka berat dan 10 orang mengalami luka ringan dan 85 orang selamat. 

2. Penanganan disimulasikan sesuai skenario dan dirancang mendekati keadaan yang sebenarnya

Istimewa
Istimewa

Tak hanya itu, ternyata penanganan terhadap penumpang dan kru memang disimulasikan sesuai skenario, termasuk mengirim korban ke rumah sakit.

Latihan ini memang dirancang mendekati keadaan yang riil atau sebenarnya. 

“Dan ditangani sesuai dengan pedoman yang tertuang di dalam Airport Emergency Plan (AEP) Bandar Udara Internasional Kualanamu,” jelas Bayu. 

3. Tujuan utama dari pelaksanaan latihan ini adalah untuk menguji kesiapan dan ketanggapan

Istimewa
Istimewa

Tujuan utama dari pelaksanaan latihan ini adalah untuk menguji kesiapan dan ketanggapan dalam merespons keadaan darurat yang dapat terjadi kapan saja dan menguji ketepatan prosedur.

“Mengingat keselamatan dan keamanan para pengguna jasa Bandara adalah yang mutlak bagi kami,” ujar Bayu. 

4. Bayu: Latihan ini, tidak hanya menguji penanganan saat di lokasi crash area saja tapi juga menguji penanganan pasca kejadian.

Istimewa
Istimewa

Latihan ini, kata Bayu, tidak hanya menguji penanganan saat di lokasi crash area saja tapi juga menguji penanganan pasca kejadian.

“Seperti peran maskapai dalam penanganan terhadap korban selamat di passenger holding area, ” ujar Bayu. 

“Penanganan terhadap keluarga korban yang datang ke bandara. Serta efek lanjutan lainnya yaitu penanganan manajemen delay serta penanganan terhadap media melalui simulasi kegiatan media handling (Press Conference),” tambahnya.

5. Melibatkan kurang lebih 314 personil dari gabungan instansi pemerintahan

Istimewa
Istimewa

Latihan ini, melibatkan kurang lebih 314 personel gabungan yang terdiri dari PT Angkasa Pura II, PMI, TNI, Polri, BASARNAS kota Medan, sejumah Rumah Sakit dan Instansi pemerintahan lainnya.(IDN Times)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami