Ustadz Yahya Waloni Ditangkap Polisi, Refly Harun: Padahal Saya Sudah Buat Janji

AHLI Hukum Tata Negara Refly Harun menyayangkan adanya kabar polisi menangkap Yahya Waloni terkait dugaan penodaan agama.

Hal itu dikarenakan, dirinya sudah membuat janji untuk hadir di acara podcastnya.

“Saya sebenarnya, sudah berjanji, sudah bikin appointment dengan Ustadz Yahya Waloni hari Sabtu ini, sudah komunikasi dari kemarin untuk mengundang yang bersangkutan dalam Refly Harun Podcast,” katanya dalam Channel YouTube Refly Harun, Kamis 26 Agustus 2021.

Tapi ternyata, kata Refly Harun, apa boleh buat karena yang bersangkutan ternyata ditangkap oleh Bareskrim Polri.

“Coba kita bacakan ini dan memang kasus ini, agak sensitif kalau kita mau membahasnya ya. Sangat-sangat sensitif,” kata Refly Harun.

Meski demikian, menurut Refly Harun, hukum positif yang dianut di Indonesia masih menyediakan hal-hal seperti ini.

Loading...

“Yaitu pasal-pasal tentang penyebaran kebencian, dan juga pasal tentang penodaan atau penistaan terhadap agama,” ungkap Refly Harun.

Seperti diketahui, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rusdi Hartono saat dikofirmasi wartawan membenarkan bahwa Yahya Waloni ditangkap.

Yahya Waloni menurutnya ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri pada Kamis 26 Agustus 2021.

Loading...

“Ya benar (ditangkap),” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya belum mau membeberkan terkait kronologi penangkapan terhadap Yahya Waloni. Namun ia membenarkan bahwa Yahya Waloni ditangkap karena kasus penodaan agama.

“Penodaan agama,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa hari lalu sempat ramai diperbincangkan di media sosial tentang desakan agar polisi menangkap Yahya Waloni karena dituduh menyuarakan kebencian saat berceramah.

(NKRIPOST/IsuBogor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *