Ustadz Ini Terbukti Melakukan Hal Terlarang, Polisi Langsung Bergerak

SEBUAH video viral memperlihatkan seorang pria dewasa memukuli sejumlah anak-anak.

Polres Demak mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi di sebuah pesantren di wilayah hukumnya.

Video berdurasi 1 menit tersebut viral di medsos. Salah satu akun instragam mengunggah video itu Minggu (5/9/2021) malam dan hingga saat ini telah diputar 840 tayangan dan sejumlah komentar yang dibatasi oleh admin. Akun tersebut juga memberikan keterangan:

“VIRAL DI MEDSOS ..!! OKNUM PENGASUH PONDOK MENGHAJAR SANTRINYA DIPONDOKAN.”
“Demak – Kejadian dipicu kekesalan pengurus pondok karena anak-anak belum juga tidur, padahal waktu sudah malam.
Ketika diingatkan, jawaban anak-anak membuat emosi pengurus sehingga memicu amarahnya dan puncaknya terjadilah kekerasan fisik terhadap anak.
Note: Diduga TKP di Pondok pesantren DM d/a.
Kp.Krajan Desa Jogoloyo Kec. Wonosalam Kab. Demak,” tulis akun tersebut.

Tayangan itu memperlihatkan seorang pria dewasa berada di sebuah ruangan yang penuh anak-anak kecil sedang tiduran.

Dari tayangan nampak setidaknya dia memukuli empat bocah berulang-ulang sambil terus mengucapkan kata-kata bernada tinggi.

Loading...

Beberapa bocah nampak dipukul dan ditampar saat sedang posisi tiduran.

Namun ada juga bocah yang sedang tiduran lalu ditarik, diangkat ditempelkan dinding.

Sambil terus membentak-bentak pria itu tetap menahan si bocah diangkat dan ditempelkan ke dinding lalu memberikan tamparan keras.

Loading...

Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Agil Widiyas Sampurna membenarkan kejadian ustaz pukuli santri tersebut terjadi di Wonosalam, Demak.

Polisi juga telah mengamankan pria yang melakukan kekerasan terhadap sejumlah anak tersebut.

“Iya, Polsek Wonosalam, Polres Demak telah melakukan pemeriksaan kepada korban dan beberapa saksi. Sat Reskrim Polres Demak berhasil mengamankan pelaku berinisial M (33), laki-laki, ustaz di Pondok Pesantren Tahfidz Anak Darul Musthofa,’ ujar AKP Agil Widyas Sampurna, Senin (6/9/2021) pagi.

(NKRIPOST/Detik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *