UPUT UPUT JAM 3 00 PAGI BUPATI BANYUMAS TURUN PASAR SIDAK PEDAGANG WAJIB PAKE MASKER

Video Sidak Bupati Banyumas

NKRI POST BANYUMAS – Keseriusan pemerintah kabupaten Banyumas dalam melawan virus Corona sangat serius guna mencegah penularan dan memutus mata rantai wabah covid 19 , Terbukti di Jawa Tengah, bupati Banyumas Ir Achmad Husein Sampai turun sendiri kepasar – pasar yang sudah diagendakan meliputi pasar Wage , pasar larangan kembaran , pasar kemukus sumbang,pasar seksi, pasar situmpur, pasar sarimulyo Kebondalem, bupati turun tangan langsung uput uput pagi jam 3 00 wib pada hari rabu, 13/5/2020.

Bupati beserta Rombongan langsung mendatangi para pedagang yang ada didalam pasar untuk wajib memakai masker ketika berjualan, ini semua demi kepentingan dan kenyamanan para pedagang dan pembeli diwilayah pasar.

Loading...

“Saya tidak main – main kalau dipasar ini ada yang dinyatakan terkena positif Corona pasar akan ditutup,untuk itu mari kesadaran memerangi virus Corona adalah kepentingan bersama demi masyarakat Banyumas bisa terbebas dari wabah covid 19.” Tegas Bupati Bayumas.

BACA JUGA: Bupati Banyumas bersama kadis perdagangan sidak masker di pasar Ajibarang

Menurut Arif Budiman SE, Kepala UPT 1 yang meliputi pasar Wage, pasar larangan kembaran, pasar kemukus sumbang, pasar seksi, pasar sarimulyo Kebondalem, semua pedagang wajib pake masker dan selalu cuci tangan dengan sabun , tempat bak kran air yang sudah disediakan disekitar pasar,

Saat Bupati Banyumas Laksanakan Sosialisasi

Acara sidak pemantauan pengunaan bagi para pedagang pada dini hari yang bertujuan melaksanakan langkah langkah pencegahan yang dilakukan UPT 1:
1. Fasilitas cuci tangan disetiap sudut pasar,
2. Wajib mengunakan masker untuk semua pedagang dan pengunjung pasar,
3. Sosialisasi rutin lewat pengeras suara yang di pasang diwilayah pasar,
4 Setiap jam 10 pagi dilakukan senam masal, empat langkah itu harus dipatuhi dan dilaksanakan.

Ditempat yang sama disekitaran pasar Wage Purwokerto kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah, awak media melakukan pantauan langsung dan mewawancari pedagang sayuran yang bernama Ratna.

Pewarta: apakah ibu merasa terganggu dengan adanya acara sidak yang dilakukan oleh pejabat pemerintah kabupaten Banyumas?

Ratna: Saya sangat bangga dan senang punya pimpinan yang mau peduli langsung turun kelapangan dan melakukan peringatan pada para pedagang dan pengunjung yang ada dipasar, terus terang saya juga was – was kalau melayani pembeli karena virus Corona ini sangat berbahaya dan gampang menularnya, tapi dengan adanya keseriusan pemerintah kabupaten Banyumas yang sangat sungguh – sungguh dalam melakukan pencegahan dan memutus mata rantai penularan covid 19 ini.

Pewarta: Apa yang di lakukan terkait himbauan pemerintah tersebut?

Ratna: ya, saya tetap patuh dan mentaati langkah – langkah pemerintah kabupaten Banyumas semoga dengan turunnya pak bupati menjadikan pengeling – eling masyarakat untuk menanamkan kesadaran secara pribadi demi Banyumas bisa cepat terbebas dari pakkebluk Corona.(*)

NKRI POST -  JAWA TENGAH 
H. SABAR SANTOSO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *