Tugas dan Fungsi Media Sebagai Kontrol Sosial

Ilustrasi

Tugas dan Fungsi Media Sebagai Kontrol Sosial
by. Purnomo.

NKRIPOST.COM, JEPARA – Fungsi media sebagai kontrol sosial dalam menegakkan nilai-nilai Pancasila, penegakan hukum, dan penegakan hak asasi manusia.

Pers sebagai media control tercantum dalam UU Nomor 40 tahun 1999 pasal 6 butir (d) yang berisi:

Melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum.

Loading...

Sehingga pers sebagai control sosial merupakan penghubung antara pemerintah dan rakyat. Media massa berfungsi mengawasi jika ada pelanggaran hukum dan ham yang terjadi, memberikan kritik, juga koreksi atas perbuatan tersebut

Pengawasan ini dilakukan pers terhadap pemerintah maupun masyarakat. Pers dapat mengawasi dan mengkritik adanya pelanggaran HAM, penyalahgunaan kekuasaan, kriminalitas, maupun hal-hal yang mengancam perekonomian.

Untuk menjadi wartawan hebat dan profesional dan setia menjalankan sosial kontrol dan Wartawan tidak akan pernah bermartabat, bila fungsi sosial kontrolnya tidak dikedepankan.

Loading...

“Yang disebut profesionalisme wartawan, harus memahami kode etik jurnalistik.Ingin jadi profesional sebaiknya menjadi sosial kontrol. Wartawan tidak akan pernah bermartabat, bila fungsi sosial kontrolnya tidak dikedepankan.

Sebagai insan pers mempunyai tugas berbeda, jika dibanding pegiat medsos. Perbedaan keduanya dalam mempedomani Kode Etik Jurnalistik dan prinsip Elemen Jurnalisme.

Deorang jurnalis dalam produk jurnalistiknya wajib mempunyai verifikasi informasi sebelum dipublikasi. Tak hanya itu, jurnalis yang profesional dituntut independen, rutin cek dan ricek, serta keberpihakan pada publik.

Sebaiknys, jurnalis jangan meninggalkan profesinya, bila abai terhadap kepentingan publik.Bila jurnalis mengutamakan kemitraan dengan penguasa, maka kepentingan publik akan dikesampingkan.

Sebagai Jurnalisa profisional, Jangan mengekor kepada penguasa, jangan terbuai dengan kemitraan penguasa, bahkan kepentingan iklan sekalipun, hentikan hal seperti itu. Kalau tidak bisa, tinggalkan profesi Anda sebagai jurnalis,

Jurnalis harus bekerja berdasarkan hati nurani dan berdasarkan kepentingan publik. Jiwa seorang jurnalis harus punya kewajiban sebagai kontrol sosial. Menayangkan berita untuk kepentingan publik. (Red)***

NkriPost – Purnomo.