“Tim Hukum SN-KT Minta Bawaslu Dan PJs Bupati Malaka Tindak Tegas Teda Berpolitik”

BAGIKAN :
Tim Hukum SN-KT

Nkripost, Malaka – Keterlibatan Tenaga Kontrak Daerah ikut berpolitik praktis pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malaka Tahun 2020 menjadi perhatian dan sorotan tajam masyarakat Malaka. Minggu, 11/10/2020

Tahapan Pilkada serentak Tahun 2020 sudah memasuki tahapan kampanye sejak tanggal 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020 mendatang. Kabupaten Malaka yang melaksanakan Pilkada pada tahun 2020 diikuti 2 (dua) pasangan calon yaitu Dr. Simon Nahak, SH,MH berpasangan dengan Louise Lucky Taolin, S.Sos dengan tagline SN-KT dan dr. Stefanus Bria Seran, MPH (petahana) berpasangan dengan Wandelinus Taolin dengan tagline SBS-WT.

“Persoalan krusial saat ini adalah keterlibatan tenaga kontrak daerah yang menjadi tim kampanye atau pelaksana kampanye pasangan calon tertentu begitu masiff dan tak terkendali. Bawaslu Malaka seolah tak bertaring dalam menindak”ujar Ferdinandus E. Tahu Maktaen, S.H

Aturan sudah sangat jelas melarang keterlibatan Aparatur Sipil Negara serta Tenaga Honorer maupun Tenaga Kontrak berpolitik dan jika hal tersebut dilanggar, maka harus ditindak tegas’. Pertanyaannya, Siapa punya kewenangan untuk menindak?
Bawaslu Malaka dan Penjabat Bupati Malaka yang punya kewenangan untuk menindak. Jelas Ferdi.

Tenaga Kontrak Daerah (TEDA) di Kabupaten Malaka ini cukup banyak, sekitar 3000 an yang dibiayai oleh uang rakyat melalui APBD II. Logikanya jika TEDA dibiayai dengan APBD II maka normanya dilarang. Kan dilarang menggunakan fasilitas negara, anggaran pemerintah dan pemerintah daerah. Jika TEDA berpihak pada salah satu pasangan calon atau dilibatkan oleh pasangan calon dalam politik praktis, bagaimana dengan anggaran pemerintah daerah yang digunakan untuk membiayai TEDA di Malaka? Tanya Ferdi

ASN dan TEDA sama- sama menerima upah dari pemerintah dan pemerintah daerah, kok dibiarkan berpolitik praktis? Kan aneh. Harusnya Bawaslu Malaka dan Penjabat Bupati Malaka tindak tegas TEDA yang berpolitik praktis. TEDA di Malaka ini dibiarkan bebas berpolitik baik menjadi Tim Kampanye atau pelaksana kampanye pasangan calon tertentu. Coba kita lihat, ada yang pasang baliho di depan rumah, ada yang pakai atribut pasangan calon, ada yang kampanye di media sosial, ada yang foto dengan pasangan calon secara terang-terang. Jelas ini melanggar. Pelanggaran hukum yang dilakukan TEDA di Malaka ini harus ditindak oleh Bawaslu dan Penjabat Bupati Malaka.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara dan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum tentang Pedoman Pengawasan Netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 sudah menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB). SKB yang ditandatangani pada tanggal 10 September 2020 tersebut memiliki 7 (tujuh) diktum yang pada pokok materinya menjelaskan tentang pedoman pengawasan, upaya pencegahan, penjatuhan sanksi, pembentukan satgas pengawasan dan tata cara penanganan pelanggaran Netralitas ASN.

Apakah sudah ditindaklanjuti Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka dalam hal ini Penjabat Bupati Malaka dan Bawaslu Kabupaten Malaka?
Selanjutnya pada tanggal 18 September 2020, KASN menindaklanjuti SKB tersebut dengan mengirimkan surat kepada para pimpinan Lembaga dengan Nomor B.2708/KASN/9/2020. Isi dalam surat tersebut lebih merinci terhadap langkah- langkah pencegahan dan penegakkan pengawasan Netralitas ASN dalam menghadapi Pemilihan Serentak Tahun 2020.

Dijelaskan bahwa Penjabat Kepala Daerah memiliki kewenangan untuk menindaklanjuti rekomendasi KASN terhadap pelanggaran Netralitas ASN. Kewenangan ini termasuk juga dalam menentukan keputusan hukuman disiplin. Selain itu pada point 3 dijelaskan bahwa Tenaga Honorer/Tenaga Kontrak yang melanggar netralitas dapat berikan sanksi. Sudah jelas dan terang dilarang, kenapa tidak ditindak?

Bawaslu Malaka harus tegas menindak TEDA di Malaka yang berpolitik praktis seperti mengkampanyekan pasangan (tim)

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami