Tidak Ada Kerja Sama Kasek Dengan Komite Sekolah : Para Tokoh Adat Datangkan Wakil 1 DPRD TTS

SMP NEGERI SONAPOLEN

Nkripost, TTS – Wakil ketua 1 DPRD TTS Relyguis L.Usfunan,SH mengunjungi SMP NEGERI SONAPOLEN untuk mendengarkan aspirasi dari para tokoh adat terkait pembangunan sekolah yang sudah 2 tahun didirikan bahkan surat sudah ada ijin oprasional tetapi tidak ada perkembangan sama sekali, karena diduga tidak ada kerjasama antara kepala sekolah bersama ketua komite dan juga para tokoh adat setempat. Kamis (08/09/2020).

Mewakili seluruh tokoh adat, Samuel Liukae dalam tuturnya menyampaikan bahwa SMP N Sonapolen sudah didirikan pada 11 Juli 2017 bahkan sudah memperoleh kurang lebih 70 siswa-siswi tetapi, pembangunan sekolah hingga hari ini masih sangat disayangkan,tidak ada perubahan sama sekali,karena :

Menurutnya Kepala Sekolah, Daniel Naat tidak pernah bekerjasama dengan para tua adat setempat, bahkan sama sekali ketua komitepun tidak ada kerjasama.

Baca Juga: Pembukaan Jalan Baru Wakil Ketua 1 DPRD TTS Adakan Monitoring di Kelurahan Cendana

Mendengar Keluhan warga tersebut, Relygius L. Usfunan, SH langsung menjawab keluhan dari para tua adat dengan mengonfirmasi kepada kabid SMP David Mbolik,dan juga kadis PK Edison Sipa ,untuk bisa berkunjung ke lokasi dan mendengarkan langsung keluhan dari para toko adat terkait pembangunan sekolah tersebut.

Lanjut Egy, sapaan akrap media ini, bahwa akan diupayakan tahun 2021 dengan Dana Alokasi Khusus ( DAK ).dan juga terkait tidak ada kerjasama kepala sekolah dirinya mengatakan, agar menjadi kepala sekolah harus bisa bekerja sama dengan semua pihak terkait.

“apabila kepala sekolah tidak mampu ya digantikan saja”.tegas Egy.

Loading...

Wakil ketua 1 DPRD TTS Relyguis L.Usfunan,SH juga meminta kepada seluruh tua adat setempat untuk membuat surat dan ditujukan kepada Bupati TTS dan juga Kepala Dinas PK TTS, dengan tembusan DPRD TTS, agar bisa menindaklanjuti keluhan para tua adat terkait bangunan SMP N Sonapolen.

Terkait hal tersebut, Ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon kabid SMP David Mbolik, juga langsung menjawab dengan memberitahukan bahwa, hingga saat ini belum ada kepastian dari kementerian pendidikan.

“SMP N Sonapolen dan beberapa sekolah di TTS ini sudah diusulkan ke kementerian, tetapi hingga hari ini belum ada kepastian juga dari kementerian.”ungkap Kabid. .(rey)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *