Tewas di TKP !!!! 2 Buruh Harian “MIRAS” Terjun Bebas Di Jembatan Emas, Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban

BAGIKAN :

NKRIPOST, PANGKALPNANG – Untuk kesekian kalinya, Jembatan Emas yang merupakan salah satu icon kebanggaan masyakat Bangka Belitung menelan korban kembali. Hal ini terjadi pada Minggu sore (16/02/2020) tepatnya pukul 18.15 Wib, 2 Pemuda asal Desa Romadhon Kecamatan Sungai Selan Bangka Tengah yaitu Musa (21) bekerja sebagai buruh harian, Desa Romadon Kec. Sungai Selan Kab. Bangka Tengah dan Kandai (26) buruh harian, Desa Romadon Kec. Sungai Selan Kab. Bangka Tengah.

Nasib naasnya kedua korban di tempat kejadian perkara (TKP-red), kendaraan sepeda motor merk Suzuki Satria FU yang digunakan jatuh bebas kebawah hingga menewaskan kedua korban tersebut.

Informasi yang didapatkan awak media, Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang ( Basarnas Babel ) menerima info Kecelakaan 2 orang terjatuh di jembatan emas Pangkalpinang, yakni Musa ( 21 ) dan kandai ( 26 ) pada pukul 18:58 Wib . Kedua korban merupakan warga desa Romadhon Kec.Sungai Selan. Info ini awalnya di dapat dari saudara ridwan (26) yang beralamat di Batu Belubang .

Berawal dari Ridwan yang menuturkan bahwa dirinya bersama beberapa temannya lagi nongkrong di jembatan tersebut, lalu melihat dari arah jalan pangkalpinang ke sungailiat ada motor suzuki Satria Fu yang melaju sangat cepat, pada saat itu kondisi jembatan tertutup dan ada beberapa orang yg sudah menghalangi dan berusaha memberhentikan mereka namun mereka tetap menerobos dan pada akhirnya mereka terjatuh dan meninggal di tempat.

Setelah menerima informasi tersebut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang ( Basarnas Babel ) Fazzli S.A.P mengerahkan 1 Tim Rescue untuk melakukan evakuasi , dengan alut yang digunakan yaitu Kapal Cepat RIB , dan Truck Compartement.

Dalam evakuasi ini Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas , SAR Brimob, Polairud, Polres Pangkalpinang ,Bpbd, Laskar Sekaban, dan Pramuka Peduli. Memulai evakuasi pada pukul 7:15 Wib dan selesai pada Pukul 20:20 wib dan Jenazah di evakuasi ke TPI menggunakan RIB Basarnas dan selanjutnya di evakuasi ke rumah sakit bakti timah pangkalpinang menggunakan ambulance.

Sementara dari data yang diterima awak media melalui pesan WAG yang masuk, Kronologis lakalantas di Jembatan Emas Pangkal pinang awal mula, sepeda motor terjun/jatuh dijembatan emas pangkal pinang adapun identitas korban :

Korban 1: Nama Musa, 21 thn, buruh harian, Desa Romadon Kec. Sungai Selan Kab. Bangka Tengah

Korban 2 : Nama kandai, 26 thn, buruh harian, Desa Romadon Kec. Sungai Selan Kab. Bangka Tengah

Saksi : Dodi, 21 thn, security di greenland, Desa Romadon Kec. Sungai Selan, hp 083182797635

Waktu dan TKP :
Kejadian pada hari Minggu tgl 16 Februari 2020 Wib sekira jam 18. 15 Wib di Jembatan emas Kel. Temberan Kec. Bukit Intan Pkp

Kronologis kejadian :

Sebelumnya saksi bersama korban sempat minum minuman keras bir bintang dari pantai pukan kemudian menuju jembatan emas ke arah ketapang.

Sampai jembatan emas kemudian saksi bersama korban nongkrong di jembatan emas arah ketapang.

Selesai nongkrong sekira pukul 18.15 Wib saksi dan korban kemudian mau balik ke kos ke arah selindung kemudian mereka bertiga balik ke kos dengan kendaraan saksi menggunakan vixion dan korban dgn mgunakan satria f dengan berbonceng.

Saat akan balik korban yang mengendarai sepeda motor satria f dengan kecepatan tinggi dan saksi berada di belakang, kemudian saksi berusaha untuk mengejar tetapi tidak terkejar, kemudian ada laki2 yg berteriak sambil melambaikan tangan dgn maksud utk menghentikan laju kendaraan namun korban berusaha utk ngerem tetapi mtor tidak bs berhenti shgga akhirnya jatuh ke jembatan dan korban meninggal dunia atas nama Kandai dan Musa. Kejadian sekira jam 18.15 di jembatan emas, Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Timah.(Sumarwan)

Publikasi : 16 Februari 2020 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami