Terkait Pengedaran Narkoba, Mahasiswa Muhammadiyah Asahan Batubara Datangi BNN dan DPRD Kabupaten Asahan

BAGIKAN :


ASAHAN – Badan Narkotika Nasional (BNN) merupakan lembaga yang mempunyai tugas, menyusun dan melaksanakan kebijakan nasional untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba.

Diduga BNN Kab. Asahan Tidak Melaksanakan Tugas dan fungsi sebagaimana yang telah di atur dalam UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Asahan Batubara mendatangi kantor BNN Kabupaten Asahan berlanjut berunjuk rasa di gedung ( DPRD ) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Asahan. Pada hari Senin tanggal 25 November 2019.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Asahan Batubara dalam Orasinya menyampaikan ada dugaan terjadinya pungutan liar pelaksanaan program visi misi pemberantasan narkoba di Kabupaten Asahan dan masih jauh dari Tugas dan fungsi sebagaimana yang telah di atur dalam UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika

Dalam kegiatan unjuk rasa tersebut mahasiswa mengawali dengan berunjuk rasa di kantor BNN Kabupaten Asahan.

Saat unjuk rasa tersebut, dalam Orasinya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Asahan Batubara menyampaikan enam poin tuntutan mereka. Berikut enam poin Tuntutan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Asahan Batubara:

  • Menduga BNN Kab.Asahan tidak transparan dalam proses penindakan sehingga proses hukum yang di jalankan tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku.
  • Menduga adanya pungutan liar dalam proses pemeriksaan.
  • Menduga BNN Kab. Asahan telah melanggar peraturan Kepala BNN nomor 11 tahun 2014 pasal 3 ayat 1 tentang tata cara penanganan tersangka dan/atau terdakwa pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika ke dalam lembaga rehabilitas.
  • Meminta kepada BNN Kab. Asahan untuk mempublikasikan laporab tahunan selama tahun anggaran 2019, data jumlah pengguna yang di tangkap serta di rehabilitasi BNN Kab. Asahan.
  • Meminta DPRD Kab. Asahan untuk ikut mengawasi kinerja BNN Kab. Asahan.
  • Meminta DPRD Kab.Asahan untuk memanggil kepala BNN Kab. Asahan terkait indikasi pemungutan liar dan penyalahgunaan prosedur rehabilitasi.

Setelah usai berunjuk rasa di kantor BNN Kabupaten Asahan, mahasiswa melanjutkan unjuk rasa di gedung (DPRD) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Asahan.

Dalam kegiatan unjuk rasa ini Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Asahan Batubara ini dengan ketua aksi unjuk rasa Zahir grufron Siregar dan sekretaris umum Yogi Rahman Feriza.

Unjuk rasa tersebut terlihat ada pengamanan dari pihak Satpol PP dan Kepolisian.

(NKRIPOST.COM – NURLAILI, KABIRO ASAHAN)

Publikasi : 25 November 2019 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami