NKRIPOST.COM

Berita Seputar NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Terkait Korupsi Proyek dan Jabatan, KPK Periksa Tiga Orang Saksi

BAGIKAN :
Akbar Himawan Diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah saat memberikan keterangan beberapa waktu lalu. Foto: Twitter KPK

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tiga orang saksi tindak pidana korupsi kasus suap terkait dengan proyek dan jabatan di pemerintahan Kota Medan 2019 atas tersangka Isa Ansyari, Kamis (14/11).

“Sampai sore tadi tiga orang yang diperiksa, yakni Akbar Himawan Buchori (swasta), I Ketut Yada (swasta) dan Syarifuddin Dongoran,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui keterangan resminya, Kamis  (14/11).

“Sementara, satu saksi tidak hadir, yaitu Muhammad Khairul (swasta) dengan alasan surat panggilan belum diterima,” sambung Febri.

Febri menjelaskan, terhadap saksi Akbar Himawan, KPK mendalami pengetahuannya tentang proyek-proyek di Kota Medan dan komunikasi yang dilakukannya dengan Walikota Medan sebelumnya.

“Sedangkan pada saksi I Ketut Yada, didalami proyek-proyek yang dikerjakan di Pemko Medan, sementara saksi Syarifuddin diklarifikasi terkait proses pengadaan di Dinas PUPR,” jelas Febri.

Diketahu sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga tersangka yaitu Dzulmi Eldin, Kepala Dinas PUPR Kota Medan, Isa Ansyari dan Kepala Sub Bagian Protokoler Kota Medan, Syamsul Fitri Siregar.

Loading...

Penetapan ketiga tersangka setelah melakukan pemeriksaan dan sebelum batas waktu 24 jam sebagaimana diatur dalam KUHP dilanjutkan dengan gelar perkara.

Maka disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi dugaan penerimaan suap terkait proyek dan jabatan oleh Walikota Medan 2014-2015 dan 2016-2021.(Analisadaily)

Terbitkan Pada: 14 November 2019 by NKRI POST

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami