Telegram Bermuatan Penyalahgunaan Wewenang, YFJ : Presiden Harus Copot Kapolri

NKRIPOST, JAKARTA – Kepala Polri Jenderal Idham Azis melakukan mutasi ratusan perwira tinggi dan menengah di kepolisian melalui telegram  Kapolri  bernomor ST/1378/KEP/2020, Jumat (1/5).

Telegram yang tampaknya biasa saja bagi seorang Jendral Tertinggi POLRI dalam melakukan rotasi ataupun penyegaran dalam tubuh Institusi Polri, ditenggarai mengandung muatan malladministrasi ataupun penyalahgunaan wewenang karena Kapolri Jendral Idham Azis menunjuk Irjen Boy Rafli Amar yang menjabat Wakil Kepala Lemdiklat Polri menjadi Kepala BNPT.

Loading...

Hasil kajian dari Kaum Muda Untuk Keadilan (Young For Justice) menyatakan bahwa seperti diketahui bersama bahwa dalam peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2010 Tentang Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dalam Pasal 40 menyatakan sebagai berikut:

(1) Kepala BNPT diangkat dan diberhentikan oleh Presiden.
(2) Kepala BNPT sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dijabat oleh bukan Pegawai Negeri.
(3) Kepala BNPT yang dijabat oleh bukan Pegawai Negeri, diberikan hak keuangan, administrasi, dan fasilitas lain setingkat dengan jabatan eselon I.a.

Sehingga komunitas Young For Justice berpendapat, telegram Kapolri berpotensi besar mengandung penyalahgunaan wewenang yang telah di lakukan oleh Kapolri tersebut sudah menjadi bukti yang cukup untuk Presiden Jokowi untuk mencopot Jendral Idham Azis sebagai Kapolri. Sebab pesan Presiden Jokowi pada saat melantik Jendral Idham Azis sebagai Kapolri hanya ” KERJA, KERJA, KERJA”, bukan untuk melampaui Wewenangnya sebagai Kapolri.

Selanjutnya Ibrahim wakil dari Young For Justice dalam siaran persnya menyatakan, “jika Presiden tidak mencopot Idham Azis sebagai Kapolri, maka dikhawatirkan akan ada penyalahgunaan wewenang berikutnya yang bisa saja di lakukan oleh Jenderal Idham Azis kapan saja, jika penyalahgunaan wewenang saat ini dibiarkan begitu saja oleh Presiden.”(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *