Tanpa Iringan Musik, Yel- Yel dan Konvoi, Rombongan SN-KT Dilempari Batu dan Disaksikan Cabup Stefanus

Nkripost, Makaka- Tanpa iringan musik, teriakan yel- yel dan konvoi, rombongan pasangan calon (paslon) Bupati, Dr. Simon Nahak, SH, MH berpasangan dengan Wakil Bupati, Louise Lucky Taolin, S. Sos yang akrab dikenal Kim Taolin dengan tagline Paket SN-KT dilempari batu dan disaksikan calon bupati (cabup) Stefanus Bria Seran alias SBS.

Aksi lempar itu terjadi di ruas jalan depan rumah Cabup SBS yang beralamat di Desa Haitimuk Kecamatan Weliman Kabupaten Malaka, Senin (12/10/20) sekitar pukul 18. 00 Wita.

Saat kejadian, calon bupati Stefanus Bria Seran alias SBS berada di lokasi kejadian. Rombongan pertama yang dilempar itu sebuah mobil pick up dengan nomor polisi DH 9686 CE yang dikemudikan Ope. Aksi lempar itu dipantau langsung sejumlah awak media yang mengenderai mobil merk Honda jenis Avanza berwarna putih yang menyusul mobil pick up tersebut.

Rombongan mobil pertama ditumpangi kelompok perempuan yang disebut SIS SN-KT. Tidak seperti biasanya, mobil itu bergerak menuju Sekretariat SN-KT di Weleun dalam keadaan tenang, tanpa iringan musik dan teriakan yel-yel SN-KT. Para penumpang hanya bisa berteriak minta tolong.

Pengemudi mobil pick up, Ope mengatakan ditemukan empat bekas akibat lemparan batu. “Satu di bagian depan, dua bekas di body mobil sisi kanan dan kiri dan belakang,” jelas Ope kepada para wartawan di Sekretariat Tim SN-KT, Senin (12/10/20) malam.

Pelemparan kedua terjadi pada mobil truk berwarna hijau yang ditumpangi anggota SIS SN-KT yang lain. Beberapa anggota SIS SN-KT di antaranya Ita, mengalami luka gores pada tangan kiri dan pinggang. Eta mengalami luka pada kaki kiri bagian atas. Nonce mengalami luka pada pergelangan tangan kiri dan Yus yang menderita sakit pada bagian dada bagian kanan.

Loading...

Sesuai pantauan, calon bupati, SBS berada di lokasi kejadian saat dua kali pelemparan tersebut. Namun, SBS tidak menggubris aksi lempar tersebut. Padahal, SBS menyaksikan Paket SN-KT dan rombongannya melintasi ruas jalan tersebut.

SBS yang dikonfirmasi para wartawan yang tergabung dalam Tim Media SN-KT via pesan whatsApp dari ponselnya terkait keberadaannya di lokasi kejadian, Senin (12/10/20) malam, belum memberi tanggapan hingga berita ini diturunkan. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *