Boy Yandra Jubir GTPPC-19 Akui DLH Tak Pernah Lapor Belasan Orang Gakkum KLHK RI Ke GTPPC-19 Kabupaten Bangka

NKRIPOST, PANGKALPINANG – Dalam pengakuan yang disampaikan oleh Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM MPH, Kamis malam (11/06/2020) kepada awak media mengenai adanya laporan yang masuk di GT Covid-19 Babel bahwa pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka belum melaporkan belasan orang Gakkum KLHK RI ke pihak gugus tugas covid-19 Kabupaten Bangka, yang menggunakan Gelang ODP/OTG yang masuk wilayah Kabupaten Bangka sesuai penugasan dari Kementrian pusat.

“Tim KLHK Gakkum pusat sebenarnya untuk koordinasinya sudah rapi, yang pertama pas baru nyampai langsung aje Polda terus DLH kabupaten Kabupaten dan Ada ke DLH Provinsi, jadi setelah dari DLH Provinsi tim langsung mengarah ke PT. BAA untuk sesuai penugasan dari kementerian, namun dari DLH kita kemungkinan karena tim datang langsung kelokasi, yang untuk melaporkan ke tim gugus tugas covid Bangka Belum pada saat ini, mudah-mudahan besok, kita koordinasi lagi dengan DLH Kabupaten semoga tugas yang di embankan dari pusat kementrian cepat selesai sesuai dengan penugasan.Memang ada yang besok pulang (Jumat) ada juga yang Sabtu DNA terakhir minggu, itu penjelasan dari kita”, akui Boy kepada awak media, Kamis (11/06/2020) secara rinci proses yang mereka lakukan.

Loading...

Sementara dari sumber GTPPC-19 Babel, laporan Penegakan disiplin & Pemantau ODP/PDP Covid-19 Wilayah Kabupaten Bangka, Hari Kamis 11 Juni 2020 pukul 15.35 Wib.

Tim Relawan Pemantau ODP Wilayah kabupaten Bangka mendapatkan Laporan Warga Kenanga Sungailiat bahwa disekitar Pabrik PT BAA ada beberapa OTG Pemakai Gelang Pantau Aplikasi Berkeliaran di dalam Pabrik kurang lebih Belasan Orang yang disinyalir datang dari Jakarta .

Kemudian berdasarkan informasi tersebut Tim melakukan pemantauan ke lokasi dimaksud dan ditemukan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Para OTG Pemakai Gelang tersebut adalah pegawai berasal dari Jakarta yang ditugaskan oleh Gakkum KLHk RI atas permintaan Dinas LH kab. Bangka.
  2. Berdasarkan temuan dilapangan para pegawai tersebut tidak memahami protokol Covid 19 yang diterapkan di kabupaten Bangka sehingga kami menanyakan tingkat koordinaasi antara dinas LH dan Gugus tugas Kabupaten belum diketahui. Karena berdasarkan kan laporan masyarakat bahwa pemakai gelang pantau yang kita aplikasi kan di wilayah kita adalah tetap karantina , namun jika kedatangan ke daerah kita adalah bekerja / dinas maka perusahaan/instansi yang menghadirkan Pihak Pekerja Luar/ Pegawai BUMN, Departemen, kementrian maka harus dikoordinasikan dan di informasikan kepada gugus tugas wilayah yang akan di datangi .
  3. Sebagai Kabupaten tertinggi Penyebaran Covid 19 ini akan menjadi sebuah catatan kalo sistem pelaksanaan pengawasan OTG / ODP yang dari luar kab Bangka akan memicu sebaran Cluster berikutnya jika tidak kita awasi bersama .
  4. Hingga laporan ini dibuat dan di informasikan pihak Jurubicara Gugus Tugas Covid 19 Bangka baru mau akan menanyakan ke gugus tugas Covid Bangka dan Dinas LH Bangka .

Demikian Laporan

Tim Relawan Penegakan disiplin & Pemantauan ODP/PDD Covid 19.Kab Bangka Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Bangka Belitung.

Lanjut Boy menambahkan kembali, ” Tim dari KLHK Gakkum pusat sebenarnya di airport juga sudah dilakukan pemakaian gelang dan posisi tinggal dimana dan kemana-mana mau tujuannya sudah jelas sehingga sesuai dengan keterangan awal yang diberikan di airport”.

Loading...

Hingga berita ini diterbitkan pihak GTPPC-19 Kabupaten Bangka masih menuggu pelaporan dari pihak DLH Kabupaten Bangka mengenai hal tersebut. (NKRIPOST/SUMARWAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *