NKRIPOST.COM

Berita Seputar NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Tak Ingin Papua Seperti Tim – Tim, Menhan Prabowo Subianto Siap Turun Tangan Menangkan Hati Warga Papua

BAGIKAN :

JAKARTA, NKRIPOSTMenteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyambut baik permintaan mantan Kepala BIN AM Hendropriyono agar semua jajaran pemerintahan terlibat dalam penuntasan OPM (Organisasi Papua Merdeka).

Prabowo siap turun tangan memenangkan hati warga Papua aman dan damai.

Sebelumnya Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Hendropriyono mengaku telah berkomunikasi dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Dia menyampaikan terkait kelompok pemberontak Papua yang semakin membahayakan.

“Soal Papua itu kalau kita hanya fokus kepada pertempuran regu antigerilya menghadapi gerilya OPM di hutan, tak usah sampai Panglima TNI, itu hanya perkara pertempuran kecil antigerilya. Biar Pak Prabowo saja kirim timnya,” kata Hendro di ruang kerjanya di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan kepada awak media, Kamis (26/12/2019).

Hendro bercerita, Prabowo saat masih menjadi Danjen Kopassus memiliki tim atau regu yang dipercaya andal untuk menghadapi OPM. Menurut dia, hal itu sudah terbukti dalam sejarah bangsa Indonesia.

“Timnya itu kan sersan, kopral jago-jago, tidak usah kita ke sana yang ngurusinnya,” ujar Hendro.

Loading...

Sebagai seorang ahli perang pada zamannya, purnawirawan jenderal bintang empat ini yakin bila Papua tak ditangani cepat, akan bernasib seperti Timor Timur yang berakhir lepas dari NKRI.

Hendro melihat pergerakan tokoh intelektual seperti Benny Wenda bermain persis seperti Ramos-Horta yang bermain di forum internasional saat konflik di Timor Timur.

“Dulu Tim-Tim itu perjalanannya persis. Ramos Horta main di luar negeri, dia dapat hadiah Nobel, sementara yang bertempur? Saya 74, 75, 77, kapan kalah bertempur? Tidak pernah, tapi perangnya? Iya kalah iya karena politik dan 25 tahun kemudian kita serahkan Timtim free of charge,” tutur Hendropriyono dengan nada jengkel.

Karenanya Hendro mewanti, sebagai rakyat, kepada tataran elite pemerintahan agar dapat mencegah terjadinya skema yang sama digunakan Timor Timor. Mantan Ketum PKPI ini yakin bila strategi yang diutarakan kepada Menhan Prabowo dapat diterapkan dengan baik, maka permasalahan kelompok separatis seperti OPM dapat dituntaskan.

“Belajarlah yang baik dari sejarah, jangan tidak pernah belajar. Ini, kan, baru kebetulan saya mengalami semuanya. Kami mengalami semuanya. Kalau saya diam saja namanya saya warga negara apatis,” Hendro menandaskan

Hendropriyono menilai OPM bukan lagi kelompok kriminal bersenjata, tapi sudah masuk kategori pemberontak. Karena itu, diperlukan sinergi seluruh jajaran pemerintah untuk menyelesaikannya. Penuntasan OPM harus ditempuh lewat jalur diplomasi internasional. Penanganan tak bisa hanya lewat gerilya hutan.

“Perlu peran Menhan, Menko Polhukam, dan semuanya berpartisipasi menyelesaikan masalah ini. Karena OPM sudah lama bergerak di level politik dan diplomasi internasional,” kata Hendropriyono kepada wartawan, Kamis (26/12).

Hendropriyono pun menyampaikan keprihatinannya terkait media asing yang mengulang-ulang pemberitaan tentang Papua yang bersifat provokasi.

“Ini sudah dalam keadaan, menurut saya, kritis. Saya lihat kemarin berita di media Australia berita diulang-ulang tentang Papua, tentang kasus Papua, yang betul-betul memprovokasi,” ucap Hendropriyono.

Untuk itu Hendropriyono berharap para pejabat pemerintahan segera mengambil langkah. Apalagi dia mendengar info intelijen akan ada penyerangan Freeport Indonesia.

“Kalau ini sampai terjadi, kita sudah ada di the point of no return dan kita akan kalah,” pungkasnya.

Stafsus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak, merespon saran Hendropriyono. Ia memastikan masalah Papua menjadi salah satu perhatian Prabowo.

“Sejak awal menjabat, salah satu perhatian Pak Prabowo adalah masalah Papua secara keseluruhan. Beliau terus-menerus berkoordinasi dan memastikan Papua damai dan terjaga keamanannya di satu sisi,” kata Dahnil, Kamis (26/12)

NKRIPOST.COM

Terbitkan Pada: 27 Desember 2019 by NKRI POST

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami