Tagar #PercumaLaporPolisi Meledak di Medsos, Tanggapan Polri Bikin Sesak Dada

POLRI akhirnya buka suara setelah tagar #PercumaLaporPolisi menggema dan jadi trending di media sosial.

“Banyak diabaikan ya datanya dari mana dulu, yang jelas apabila setiap laporan masyarakat yang menginginkan pelayanan kepolisian di bidang penegakan hukum pasti akan ditindaklanjuti dan tentunya diproses kepolisian sendiri didasari alat bukti,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Jumat 8 Oktober 2021.

Tagar tersebut menjadi trending setelah polisi menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan ayah terhadap tiga anak kandungnya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

“Ketika memang didasari oleh alat bukti dan penyidik berkeyakinan ada suatu tindak pidana pasti akan ditindaklanjuti. Tetapi ketika satu laporan ternyata alat-alat bukti yang menjurus pada laporan tersebut tidak mencukupi dan ternyata memang penyidik berkeyakinan tidak ada suatu tindak pidana tentunya penyidik tidak akan melanjutkan laporan tersebut,” ujar Rusdi menambahkan.

Kemudian, Rusdi menegaskan, pihaknya masih akan tetap menindaklanjuti kasus dugaan pencabulan tersebut, namun tentunya bila ada bukti baru.

“Polri ataupun keluarga yang nanti menemukan bukti-bukti yang baru yang bisa memperjelas kasus itu maka Polri akan menindaklanjuti,” kata Rusdi.

Loading...

Sebagai informasi, kasus dugaan pencabulan itu kembali viral setelah LBH Makassar meminta agar Mabes Polri membuka kembali kasus tersebut dan diunggah melalui akun twitter @projectm_org dalam laporannya dimuat pada Rabu 6 Oktober lalu.

Namun, sehari setelah mengunggah laporanya akun @projectm_org mengaku dapatkan serangan siber dan peretasan akun media sosial mereka. Hingga unggahan itu tak bisa diakses. Alhasil atas kejadian ini, turut membuat tagar #PercumaLaporPolisi ramai di Twitter.

(NKRIPOST/Reqnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *