Sukacita Peladang di Bengkayang di Vonis Bebas Bersyarat

BAGIKAN :

NKRIPOST, BENGKAYANG – Tiga Peladang di Vonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat,Selasa 10/3/2020.
Semua dakwaan yang ditujukan kepada mereka semua tidak terbukti sama sekali,dan tidak terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana.

Ketiga peladang tersebut adalah Tenong berasal dari Malosa,Sukimin dari Bengkayang Kota,Ripan dari Semuhun.

Martinus Kajot selaku Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Bengkayang tentunya merasa bersyukur karna ketiga tahanan kasus karhutla divonis bebas tanpa bersyarat keputusan yang diputuskan pengadilan negeri bengkayang tentunya membuat masyarakat adat merasa bersukacita.”Ungkapnya.

Ketiga kasus peladang diproses hukum karena berladang melalui cara membakar lahan dan didakwa melanggar Pasal 108 Jo Pasal 69 ayat 1 huruf h, Undang – undang nomor 32 tahun 2009. Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Pasal 108 Jo Pasal 56 ayat 1Undang – undang nomor 39 tahun 2014 tentang Perkebunan dan Pasal 187 KUHP atau Pasal 188 KUHP.

Ketua Dewan Adat Dayak Martinus Kajot mengatakan, sepenuhnya mendukung gerakan moral Masyarakat adat yang ada di Kabupaten bengkayang dari berbagai elemen yang juga menghadiri sidang putusan ketiga terdakwa Peladang di PN Bengkayang karena mereka dinyatakan tidak bersalah bebas tanpa syarat dari seluruh dakwaan.

Penulis : Rinto Andrea

Publikasi : 10 Maret 2020 by admin

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami