SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Oleh MPR RI

BAGIKAN :

NKRIPOST NTT – Kupang,- Sosialisasi empat pilar MPR RI, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD tahun 1945 sebagai konstitusi negera serta ketetapan MPR RI, NKRI Sebagai bentuk Negara, Bhineka Tunggal Ika Sebagai Semboyan Negara. 

Hal ini disampaikan oleh Ir. Abraham Paul Liyanto di aula Universitas Citra Bangsa Kupang Rabu, 15/07/2020.

Pancasila sebagai fondasi atau dasar  rumah kita, NKRI sebagai atap rumah kita, oleh karena itu sosialisasi empat pilar ini bertujuan karena ada perbedaan bahwa pancasila mau dibahas lagi yakni haluan ideologi pancasila (HIP) sebenarnya sudah dilakukan 10-15 tahun yang lalu karena kita duduk bersama pakar tata hukum negara dan semua MPR dan masih ada Fikenas kita sepakat bahwa pancasila sudah selesai tetapi perlu dijelaskan bahwa haluan ideologi seperti apa, itu sebagai satu kesatuan. Jelas Paul Liyanto.

Lanjutnya, ada pancasila yang 1 Juni Bung Karno, karena yang deklarasi dan inspirasi di Ende, kita ingat bahwa pada tahun 2003 waktu itu Wakil Presiden Budyono dengan ketua MPR RI Taufic Kiamas datang meresmikan patung Bung Karno di pohon sukun dan pulang tidak sampai Jakarta sudah meninggal, ia transit di Surabaya dan lanjut ke Singapura 3 hari kemudian meninggal itu sejarah besar bagi bangsa ini. Jelas Anggota DPD tiga periode ini.

“Inilah teman-teman PDIP menghargai sebagai sejarah besar dan MPR RI. Inilah pancasila yang 1 Juni kah, 22 Juni kah atau 18 ini final, jadi kalau saya HIP itu sebenarnya kalau sudah di sosialisasikan yang tadi dijelaskan”. Jelasnya.

Pada periode ini DPD mempunyai keinginan untuk memperbaiki konstitusi kita supaya jangan kasih cek kosong, karena semua harus di atur dalam UU MD3 mengatur MPR, DPR, DPRD, jadi MPR juga mewakili DPRD juga, itu ada didalam MD3. MD3 itu biasanya di ketok-ketok sendiri oleh DPR tamba ketua, itu final. “Saya berani omong itu karena saya sudah 3 periode dan kita dapat dari pakar tata negara tentang MD3 tentang konstitusi atau 4 pilar ini. Empat Pilar MPR, dulu dikenal dengan BP7 jadi itu sudah dihapusmenjadi.

Loading...

Tujuannya kita mempersatukan kembali dan tidak boleh merubah konstitusi atau ideologi. Boleh merubah yang isi dari konstitusi yang pasal-pasalnya tadi yang perlu di rubah karena banyak kepentingan termasuk kepentingan kami DPD, kewenangan terbatas karena di atur oleh MD3. Pancasila final, kalau undang-undang harus dirubah, apakah mau tambah GBHN atau mau tambah yang lain mari kita duduk bahas, tetapi harus di buka semuanya. Jelas Paul.

NKRI juga harga mati, memangnya kita mau jadi negara vederal, masa kita mau presidensil atau soal Bhineka tunggal ika yang final juga, pembukaan itu harga mati dan jangan dirubah lagi, itu sudah menjadi pinjak, fondasi atau landasan negara kesatuan republik Indonesia.” Tegasnya.

NKRIPOST NTT – Y TAMONOB

Terbitkan Pada: 16 Juli 2020 by NKRI POST

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami