Sosialisasi Bantuan PKH dan BPNT kepada masyarakat di Desa Sumber Harapan Kecamatan Tinggi Raja

Asahan NKRI Post-Pandemi Covid 19 sampai hari ini masih menjadi perbincangan yang hangat di tengah-tengah masyarakat apalagi di kalangan masyarakat bawah.Kalau sudah berbicara masalah pandemi covid 19 pasti berhubungan dengan yang namanya bantuan. Seperti pada hari ini dari pantauan media tepatnya di Kantor Desa Sumber Harapan kecamatan Tinggi Raja di adakan pertemuan sosialisasi bantuan PKH dan BPNT kepada warga desa Sumber Harapan Rabu 30 September 2020 sekitar pukul 10.00 wib. Tampak hadir dalam pertemuan tersebut Kades Sumber Harapan Awany Rezeki,BPD,perangkat desa seperti beberapa kepala dusun,koordinator kecamatan atau pendamping PKH Khairul dan Fransiska,Pendamping BPNT Ade dan warga dari masing-masing dusun. Sebelum sosialisasi tentang bantuan PKH dan BPNT dalam penjelasannya kepada masyarakat kades Awany Rezeki menyampaikan kepada masyarakat bahwa dalam setiap pengurusan apa pun di kantor desa tidak ada di pungut biaya sedikit pun karena ini memang sesuai dengan visi dan misi beliau sewaktu akan mencalonkan diri sebagai kades ia akan menghapuskan segala bentuk kutipan apa pun.

Sementara di desa sampai saat ini dari yang namanya mengurus kk,ktp,akte kelahiran,surat domisili tidak pernah di kutip biaya sedikit pun.
Karena baru-baru ini kades mendapat laporan dari warga bahwa biaya untuk nikah itu sangat besar berkisar dari Rp 1000.000 sampai Rp 1.500.000,tentu ini sangat memberatkan bagi warga,ungkap kades Awany Rezeki.
Sedang sepengetahuan kades untuk biaya nikah hanya sekitar Rp 600.000 kemana sisanya.

Kepala Desa juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa bantuan yang di kucurkan pemerintah selama kepemimpinan Bapak Presiden Jokowi sangatlah banyak.

Seperti halnya Desa Sumber Harapan ini bantuan yang di terima sangat banyak seperti bantuan Kemensos ada 147 penerima,sembako profinsi 140,kabupaten 321penerima,PKH dan BPNT ada sekitar 132 keluarga penerima manfaat(KPM),belum lagi bantuan dari BAZNAS ada berupa beras dan uang,PT Tinggi Raja,TNI dan POLRI jelas Kepala Desa Awany Rezeki.
Pendamping PKH juga memberikan penjelasan kepada warga bahwa dalam waktu dekat ini mereka akan menerima bantuan beras terhitung dari bulan Agustus,September dan Oktober yang berjumlah 45 kg.
Yang seharusnya mereka terima per bulannya 15 kg menjadi 45 kg untuk tiga bulan.
Dalam keterangannya kepada media Khairul koordinator kecamatan PKH menyampaikan bahwa penerima PKH dan BPNT ada jenisnya,PKH murni,BPNT murni dan PKH BPNT. Yang akan mendapat BSB(Bantuan Sosial Beras) adalah keluarga penerima manfaat PKH murni yang insyaallah akan di salurkan pada hari Rabu depan penyaluran ini bekerjasama dengan Bulog yang biasa di sebut trasforter.
Dalam keterangannya Khairul juga menyampaikan bahwa penerima BPNT bebas mengambil di mana saja yang di anggap masyarakat lebih terjangkau.
Bantuan PKH di tahun 2020 mencapai peningkatan anggaran sebesar 25 persen.
Bantuan PKH ini terdiri dari beberapa komponen atau kriteria yakni:
-Balita 0-6 tahun/Bumil Rp 3.750.000/tahun
-SD. Rp 1.105.000/tahun
-SMP. Rp 1.805.000/tahun
-SMA. Rp 2.408.000/tahun
-Lansia/Disabilitas. Rp. 3000.000/tahun

Selain komponen diatas ada juga bantuan bagi anak PKH KPM(Keluarga Penerima Manfaat) yakni bantuan berupa beasiswa untuk 100 orang di UNA(Universitas Asahan)gratis selama 4 tahun,ungkap Khairul koordinator kecamatan.
Semoga bantuan yang di berikan oleh pemerintah dapat membantu masyarakat dan mengurangi beban mereka dan kita sama-sama berdoa dan berusaha agar pandemi covid 19 ini dapat segera berakhir.

Di konfirmasi;Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *