SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Situasi Dan Perkembangan Covid-19 Babel Per 15 Juli 2020 : Jubir GTPPC-19 Babel, ABP Katakan 1 Orang Pegawai Bank Di PGK Terkonfirmasi Positif Covid-19 Dan 4 Pasien Asal PGK Dinyatakan Sehat

BAGIKAN :

NKRIPOST, PANGKALPINANG – Rabu, Per 15 Juli 2020, dalam release resmi yang disampaikan Jubir GTPPC-19 Babel, Andi Budi Prayitno (ABP) mengenai laporan situasi dan perkembangan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan. Dengan selalu mengharapkan rahmat dan ridla dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, serta senantiasa memohon petunjuk dan perlindungan-Nya, pada hari ini, Rabu (15/07/2020) kami sampaikan informasi mengenai situasi dan perkembangan terkini Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung”, pungkas ABP.

A. INFORMASI TERKAIT ORANG YANG DINYATAKAN SEHAT DAN BEBAS DARI COVID-19 _(DISCARDED)_

Kami sampaikan berita baik dan kabar bahagia untuk kita semua warga masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bahwa hari ini, 15 Juli 2020, 4 (empat) orang di Kota Pangkalpinang dinyatakan sehat dan bebas dari Covid-19 (discarded), yaitu:

1. T-D-U, 22 tahun, perempuan, beralamat di Jalan Depati Bahrin, Opas Indah, Tamansari, Pangkalpinang.

Sejak 1 Juli 2020 sampai dengan 15 Juli 2020 menjalani perawatan di Ruang Isolasi Covid-19 RSBT Pangkalpinang dan penanganan di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Loading...

Dari hasil tes swab PCR pada 1 Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19, dan dari tes swab PCR pada 13 dan 14 Juli 2020 diperoleh hasil negatif.

Diketahui bahwa T-D-U adalah menantu dari K-O, orang terkonfirmasi Covid-19 yang saat ini masih dalam perawatan intensif. Dinyatakan sebagai Klaster K-O.

2. N-G, 32 tahun, laki-laki, beralamat di Jalan Depati Bahrin, Opas Indah, Tamansari, Pangkalpinang.

Sejak 4 Juli 2020 sampai dengan 15 Juli 2020 menjalani penanganan di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dari hasil tes swab PCR pada 4 Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19, dan dari tes swab PCR pada 13 dan 14 Juli 2020 diperoleh hasil negatif.

Diketahui bahwa N-G adalah kakak dari T-D-U, anak dari L-I, orang terkonfirmasi Covid-19. Termasuk dalam Klaster K-O.

3. R-A, 36 tahun, laki-laki, beralamat di Jalan Depati Bahrin, Opas Indah, Tamansari, Pangkalpinang.

Sejak 4 Juli 2020 sampai dengan 15 Juli 2020 menjalani penanganan di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dari hasil tes swab PCR pada 4 Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19, dan dari tes swab PCR pada 13 dan 14 Juli 2020 diperoleh hasil negatif.

Diketahui bahwa R-A adalah kakak dari T-D-U, anak dari L-I, orang terkonfirmasi Covid-19. Termasuk dalam Klaster K-O.

4. R-O, 53 tahun, perempuan, beralamat di Jalan Depati Bahrin, Opas Indah, Tamansari, Pangkalpinang.

Sejak 4 Juli 2020 sampai dengan 15 Juli 2020 menjalani penanganan di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dari hasil tes swab PCR pada 4 Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19, dan dari tes swab PCR pada 13 dan 14 Juli 2020 diperoleh hasil negatif.

Diketahui bahwa R-O adalah adik dari L-I, orang terkonfirmasi Covid-19. Termasuk dalam Klaster K-O.

B. INFORMASI TERKAIT ORANG YANG TERKONFIRMASI COVID-19

Setelah kemarin 2 (dua) orang di Kabupaten Bangka Tengah dinyatakan positif Covid-19, hari ini 1 (satu) orang di Kota Pangkalpinang terkonfirmasi Covid-19, yaitu:

1. E-A-S, 22 tahun, laki-laki, OTG, berdomisili di perumahan, Selindung, Gabek, Pangkalpinang; KTP beralamat di Belitung Timur.

Berdasarkan riwayat, E-A-S diambil spesimen swab dalam “road screening” yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pangkalpinang kepada karyawan/pegawai salah satu bank di Jalan A Yani/Pasar Pagi, Batin Tikal, Taman Sari, Kota Pangkal Pinang, dan dari hasil uji PCR pada 15 Juli 2020 dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

Sejak 15 Juli 2020 diisolasi dan menjalani penanganan di BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

C. INFORMASI TERKAIT UPDATE KASUS COVID-19.

Disampaikan bahwa dengan adanya peningkatan orang yang dinyatakan sehat dan bebas Covid-19 _(discarded)_ dan orang yang dinyatakan positif Covid-19 (kasus konfirmasi), maka update kasus Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, per hari ini Rabu 15 Juli 2020, yaitu:

– Kumulatif kasus konfirmasi                             : 175 (bertambah 1)
– Dalam perawatan              : 24 (berkurang 3)
– Dinyatakan sehat & bebas Covid-19 (discarded)                            : 149 (bertambah 4)
– Meninggal dunia                 : 2

dengan detail sebaran sebagai berikut:

– Pangkalpinang     : 50 (bertambah 1)
– Bangka                   : 59
– Bangka Tengah    : 16
– Bangka Barat        : 22
– Bangka Selatan    : 9
– Belitung                 : 17
– Belitung Timur      : 2

Meski persentase tingkat “discarded” atau orang yang dinyatakan sehat dan bebas Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih berada dalam tren yang baik yakni di angka 85,14%, dan tingkat _”kematian”_ orang yang terkonfirmasi Covid-19 sangat rendah yakni di angka *1,14%, namun sejumlah orang yang terpapar Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belakangan khususnya dari kasus K-0 (yang notabene merupakan tenaga kesehatan), menunjukkan bahwa transmisi lokal terutama penularan Covid-19 yang bersifat massif tak bisa dianggap sebagai persoalan enteng atau remeh apalagi disepelekan. Setidaknya orang yang terpapar Covid-19 dari dan melalui jalur transmisi K-0 mencapai 13 (tiga belas) orang, yang terdiri dari anggota keluarga maupun rekan kerja yang bersangkutan.

Penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 yang termasuk dalam kategori transmisi lokal di awal bulan Juli 2020 tersebut sudah sepatutnya menjadi “warning” dan perhatian bagi kita semua warga masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tak terkecuali bagi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota/Kabupaten untuk lebih responsif dan proaktif dalam melakukan pengendalian kasus terutama “screening” atau deteksi dini terhadap penyebaran Covid-19, seiring dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) menuju tatanan normal baru yang produktif dan aman.

D. INFORMASI TERKAIT ORANG TANPA GEJALA (OTG), ORANG DALAM PEMANTAUAN (ODP), DAN PASIEN DALAM PENGAWASAN (PDP)*

– OTG: 3393 (bertambah ️9), dalam proses pemantauan: 471 (berkurang ️3), selesai pemantauan: 2922
– ODP: 1129, dalam proses pemantauan: 35, selesai pemantauan: 1094
– PDP: 153 (bertambah 2), dalam proses pengawasan: 30 (bertambah 1), selesai pengawasan: 122

Virus Corona (SARS-CoV-2) yang bertanggung jawab atas Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ditularkan antarmanusia melalui kontak langsung, tetesan air liur (droplet) saat berbicara, bersin atau batuk, dan kemungkinan terbaru menyebar di udara (airborne) dalam rentang waktu yang cukup lama yakni 8 jam.

Sebagian besar orang yang terinfeksi Covid-19 menunjukkan gejala. Namun, ada pula orang tanpa gejala yang berisiko tinggi menularkan virus ke orang lain atau pembawa asimptomatik.

Asimptomatik adalah seseorang yang telah terinfeksi virus tapi tidak merasa sakit atau menunjukkan gejala apa pun. Ini berbeda dari pra-gejala, yang berarti seseorang tidak menunjukkan gejala pada tahap awal penyakit tetapi mengembangkannya nanti.

Bagi seseorang yang tidak menunjukkan gejala, waktu antara infeksi dan timbulnya gejala berkisar dari 1-14 hari. Selain berisiko menularkan virus ke orang lain, orang yang tanpa gejala biasanya pernah melakukan kontak erat dengan kasus positif Covid-19.

E. INFORMASI TERKAIT HASIL PEMERIKSAAN RAPID TEST (RDT) DAN SWAB TEST (PCR/TCM)

1. UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

a. Rapid Test (RDT)
– Pemeriksaan RDT  : 8 (kemarin 34)
– Hasil Reaktif           : 0 (kemarin 0)
– Hasil Non Reaktif  : 8 (kemarin 34)
– Total akumulasi     : 2124

b. Polymerase Chain Reaction (PCR)
– Pemeriksaan PCR  : 0
– Hasil positif             : 0
– Hasil negatif            : 0
– Inconclusive            : 0
– Invalid                       : 0

2. Laboratorium Biologi Molekuler Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang.
– Pemeriksaan PCR   : 22 (kemarin 27)
– Hasil Positif              : 6 (kemarin 5)
– Hasil Negatif            : 16 (kemarin 22)
– Inconclusive             : 0
– Invalid                        : 0

3. Kompilasi Jumlah Spesimen Swab Test (PCR/TCM).
– Jumlah sampel diperiksa     : 2162 (kemarin 2165)
– Sampel positif                       : 175 (kemarin 174)
– Sampel negatif                      : 1814
– Dalam proses pemeriksaan : 176

F. INFORMASI TERKAIT SITUASI DAN PERKEMBANGAN DI WISMA ISOLASI & KARANTINA

1. BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
– Jumlah penghuni       : 12 (bertambah 1)
– Penghuni OTG            : 0
– Penghuni ODP            : 0
– Penghuni PDP            : 0
– Konfirmasi Covid-19  : 12 (bertambah 1)
– Penghuni sehat/bebas Covid-19 : 87

2. Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
– Jumlah penghuni       : 13 (bertambah 2)
– Penghuni OTG           : 12 (bertambah 2)
– Penghuni ODP           : 1
– Penghuni PDP            : 0
– Konfirmasi Covid-19  : 0

3. LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
– Jumlah penghuni       : 6
– Penghuni OTG             : 0
– Penghuni ODP             : 0
– Penghuni PDP             : 0
– Konfirmasi Covid-19  : 6

4. RSBT Pangkalpinang
– Jumlah penghuni        : 3
– Penghuni OTG              : 0
– Penghuni ODP              : 0
– Penghuni PDP              : 0
– Konfirmasi Covid-19   : 3
– Penghuni sehat/bebas Covid-19 : 0

5. RSUD dr H Marsidi Judono Belitung
– Jumlah penghuni       : 3
– Penghuni OTG            : 0
– Penghuni ODP            : 2
– Penghuni PDP            : 1
– Konfirmasi Covid-19 : 0
– Penghuni sehat/bebas Covid-19 : 16

G. INFORMASI TERKAIT KEDATANGAN DAN KEBERANGKATAN DI PELABUHAN DAN BANDARA

1. Pelabuhan Pangkal Balam, Pangkalpinang
a. Kedatangan  
– Alat angkut           : 8
– ABK/kru                 : 101
– Penumpang          : 57
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 6
– ABK/kru                 : 75
– Penumpang          : 53
      
2. Pelabuhan Tanjung Gudang, Belinyu
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 1
– ABK/kru                 : 7
– Penumpang          : 0
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 1
– ABK/kru                 : 7
– Penumpang          : 0

3. Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 7
– ABK/kru                 : 92
– Penumpang          : 211
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 6
– ABK/kru                 : 101
– Penumpang          : 219

4. Pelabuhan Sungai Selan, Bangka Tengah
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 1
– ABK/kru                 : 6
– Penumpang          : 0
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 1
– ABK/kru                 : 12
– Penumpang          : 0

5. Pelabuhan Tanjung Pandan, Belitung
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 10
– ABK/kru                 : 29
– Penumpang          : 0
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 11
– ABK/kru                 : 0
– Penumpang          : 0

6. Pelabuhan Manggar, Belitung Timur
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 3
– ABK/kru                 : 34
– Penumpang          : 0
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 1
– ABK/kru                 : 9
– Penumpang          : 0

7. Bandara Depati Amir, Pangkalpinang
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 6
– ABK/kru                 : 33
– Penumpang          : 513
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 6
– ABK/kru                 : 33
– Penumpang          : 401

8. Bandara HAS Hanandjoedin, Belitung
a. Kedatangan 
– Alat angkut           : 3
– ABK/kru                 : 16
– Penumpang          : 174
b. Keberangkatan    
– Alat angkut           : 3
– ABK/kru                 : 16
– Penumpang          : 189

H. INFORMASI TERKAIT APLIKASI BAGI PELAKU PERJALANAN YANG TIBA/MASUK KE WILAYAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Sebagai bagian dari upaya memantau arus lalu lintas orang yang masuk khususnya maupun yang keluar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terutama dalam rangka pengendalian kasus untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengimbau kepada setiap orang pelaku perjalanan, baik pengguna moda transportasi laut (penyeberangan) maupun moda transportasi udara (penerbangan), untuk mengunduh aplikasi “PeduliLindungi” di telepon selulernya masing-masing.

Sementara itu, penggunaan aplikasi “FightCovid19.id” oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini melebur atau bergabung menjadi satu, terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional.

Kepada pelaku perjalanan yang tiba/masuk ke wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pemakaian atau pemasangan gelang pemantauan masih diberlakukan dengan beberapa perubahan dan pengecualian.

I. INFORMASI TERKAIT PENGENDALIAN COVID-19 DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Penanganan pandemi Covid-19 adalah kerja bersama. Oleh sebab itu, penanggulangan bencana nonalam ini musti dilakukan dengan saling bekerjasama, bersinergi dan berkolaborasi. Tanpa itu, upaya kita bersama dalam mengatasi pandemi ini tidak akan berhasil dan maksimal.

Dengan tingkat kesembuhan atau bebas Covid-19 (discarded) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung per hari ini, Rabu 15 Juli 2020, yang mencapai 85,14%, dan orang yang masih sedang dalam perawatan/penanganan berada di angka 13,71%, maka kita patut bersyukur dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak terutama kepada tim medis, tenaga kesehatan, dokter, perawat, satgas penegakan disiplin Protokol Kesehatan Covid-19, dan para relawan, yang sudah berjibaku, berjuang dengan tegar, serta merespon secara cepat dalam melakukan perawatan, penanganan, pengendalian, dan pemantauan Covid-19.

Pencapaian tersebut tentu saja berkat kerja semua pihak dan kesadaran serta kepedulian dari masyarakat yang terus konsen dan konsisten, memberi andil dalam menanggulangi pandemi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Terbukti bahwa tracking yang proaktif, tracing yang agresif, testing yang massif, serta treatment yang optimal, terukur, dan disiplin membuat mereka yang dikarantina dan menjalani penanganan maupun yang diisolasi dan menjalani perawatan, dalam waktu yang relatif singkat bisa sehat dengan cepat dan dinyatakan bebas Covid-19. Semangat optimisme dan “positive thinking” musti digelorakan, sebagaimana motto: “Yang sakit harus sembuh, yang sehat harus tangguh”.

Namun hasil dan pencapaian itu tak boleh kemudian membuat kita lalai dan lupa diri, bahkan abai terhadap Covid-19. Justru sebaliknya, menjadi motivasi bagi kita semua masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk terus menjaga soliditas dan merawat solidaritas dalam ikhtiar bersama memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 maupun kesiapsiagaan menanggulangi pandemi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selain komunikasi intens dan koordinasi lintas sektoral khususnya antara Gugus Tugas Kabupaten/Kota dengan Gugus Tugas Provinsi, komitmen Kepala Daerah sebagai pimpinan Gugus Tugas di Kota/Kabupaten adalah juga kunci penting dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 ini, mengingat saat ini kita sedang berada di tengah situasi dan fase menuju tatanan kehidupan baru (new normal life) yang produktif dan aman.

Adalah fakta bahwa selama vaksin Covid-19 belum ditemukan maka kemungkinan dan potensi penularan Covid-19 akan terus terjadi, dan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sendiri saat ini penularannya tidak lagi didominasi oleh kasus impor (imported case), namun sudah terjadi kasus transmisi lokal (local transmission) yang cukup banyak. Hal ini musti menjadi perhatian kita semua agar lebih peduli dengan meningkatkan kewaspadaan dini. Masyarakat tak boleh lengah, harus tetap awas dan peduli, namun jangan pula panik berlebihan.

Sembari terus menyemarakkan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), dengan menjadikan desa/kelurahan kita sebagai “Kampung Tegep Mandiri” maka kita sudah turut serta menanggulangi pandemi terutama dalam upaya memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 di lingkungan terdekat kita masing-masing.

Karena kerjasama, partisipasi aktif, kepatuhan, dan kedisiplinan kita dalam menerapkan Protokol Kesehatan (pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer) terutama di tempat umum, fasilitas publik, dan tempat keramaian, seperti rumah ibadah, kantor, obyek wisata, pasar dan mal atau supermarket; serta mempraktikkan pola atau perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah salah satu faktor kunci pencegahan agar kita, keluarga, kerabat, dan orang-orang terdekat kita, tidak menjadi “carrier/vektor” (pembawa virus atau sumber penular virus) dan bahkan menjadi “suspect” atau orang yang terpapar dan terkonfirmasi Covid-19.

“Jaga diri, jaga orang lain. Lindungi diri, lindungi sesama. Saling mengingatkan, saling menguatkan. Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan”, tutup ABP.

Juru Bicara,
Ttd
ANDI BUDI PRAYITNO
(Sumber : GTPPC-19 BABEL/NKRIPOST/SUMARWAN)

Terbitkan Pada: 15 Juli 2020 by NKRI POST

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami