Sistem Daring, Siswa Tetap Belajar dan Mengasah Kemampuan

Prabowo Zulfianto Hasan, Santri R.A. Alfalah Tunggulo kecamatan Limboto Barat

NKRI POST, GORONTALO – Selama wabah Covid-19 masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda mereda, seluruh aktivitas umumnya dilakukan di rumah melalui sistem dalam jaringan (daring). Tak terkecuali pendidikan yang ikut terkena dampak wabah Covid-19. Ahad, 3/5/2020

Hal ini tidak menyurutkan semangat belajar contoh seperti anak usia dini yang cerdas satu ini Prabowo Zulfianto Hasan Santri R.A. Alfalah Tunggulo kecamatan Limboto Barat. (3/5)

Loading...

Dengan menggunakan sistem daring, siswa tetap belajar dan mengasah kemampuan akademik maupun non akademik. Didukung kerja kreatif para guru, siswa RA tetap memperoleh pendidikan yang tepat meski dalam keterbatasan ruang.

Kreativitas guru dalam menyajikan kegiatan belajar terus mendukung perkembangan dan menstimulus kecerdasan siswa. Seperti memberikan tugas sesuai dengan tema belajar yang sedianya sudah dirancang.

Nah di TK itu terbagi dalam 2 sistem pembelajaran yg pertama sistem konvensional/ cara lama dan sistem sentra/terpusat klo sistem sentra anak banyak praktek nyata walau dengan bimbingan. (3/5)

Kali ini Siswa/Santri belajar mengenali lingkungan sekitar, yaitu air dan udara. Jika biasanya siswa akan langsung melaksanakan praktik, kali ini sedikit berbeda dengan anak berusia 5 tahun Prabowo Zulfianto membuat inovasi inspirasi hasil karya gambarnya

Di sisi lainnya untuk menjelaskan kegunaan udara, dikenalkan benda-benda yang berkaitan dengan penggunaan udara pada benda. Seperti untuk ban kendaraan, balon, serta benda lain yang berhubungan dengan udara.seperti pembelajaran sentra bahan alam yang biasa di ajakan ditingkat Taman kanak-kanak.

Kemudian dalam menerangkan manfaat air, Prabowo juga diajarkan dengan praktik langsung. Salah satunya mencuci piring kotor, mandi, minum dan berbagai kegiatan positif lain yang menggunakan air. Tidak lupa dalam kegiatan ini orang tua juga dilibatkan untuk mengawasi siswa saat praktik belajar mengajar kepada setiap anaknya di rumah ditengah-tengah wabah coronavirus.

Loading...

Selain kegiatan di atas, tidak lupa ayahnya yang juga menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan selama wabah Covid-19. Disertai pula dengan memberikan pengetahuan tentang keagamaan. Dua hal ini dilakukan secara bersamaan, yaitu dengan mengajarkan praktik berwudhu.

Dalam kurikulum Pembelajaran di Sentra Iman dan taqwa ( imtag) anak diajarkan pentingnya menjaga kebersihan. Salah satu hal penting yang diajarkan oleh Rasulullah adalah dengan melakukan wudhu sebelum melaksanakan shalat lima waktu,” Terang Ayahnya Prabowo Zulfianto seorang Tokoh muda Jurnalis Nasional mencontohkan cara berwudhu.

Melalui pembelajaran yang kreatif dan terjangkau dengan keadaan di rumah, baik seorang Prabowo Zulfianto dan teman-teman lainnya tetap dapat belajar dengan baik di rumah. Meskipun terdapat berbagai kendala, dengan ketelatenan dan kreativitas masing-masing individual, kendala tidak akan mengurangi inti dari pendidikan stay at home tersebut.

Jangan lupa ajarkan mereka anak-anak selalu menjaga kebersihan lingkungan rajin mencuci tangan dengan memakai sabun dan memakai masker jika saat berada di luar rumah.

Jangan lupa pula Panjatkan doa kepada Allah swt/Tuhan yang maha kuasa agar coronavirus ini segera berakhir supaya anak-anak usia dini kita kembali belajar di sekolah mereka. Aamiin Ya Robbal’alamin. Salam edukasi stay home dari Prabowo Zulfianto Hasan. Ahad, 3/5/2020

Editor : Iwa Kustiwa
Nkripost.Com-Mei@2020
MediaEfremNusantara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *