Serikat Buruh Bersama Ormas Se – Jepara Deklarasi Damai Jaga Kamtibmas

Deklarasi Damai Ormas Jepara untuk menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Nkripost, Jepara – Pelaksanaan Deklarasi Damai Serikat Pekerja Buruh, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda dan Organisasi Kemahasiswaan se-Kabupaten Jepara untuk menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif digelar di Lapangan Endra Dharma Laksana Polres Jepara, pada Senin (19/10/2020).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh, Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Suharyanto S.Sos, Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto, S.H., S.I.K., M.H, Ketua Pemuda Pancasila Jepara Murdiyanto, Ansor Jepara M. Chafash, Ketua Banser Jepara Abdul Jalal, Ketua Pemuda Muhammadiyah Jepara Roy Alfiantoro, Pimpinan Fachrul Wujud Habib Syarif, BEM Unisnu Jepara Walia Maulana dan sejumlah 30 orang lainnya.

Pada kegiatan tersebut telah dilaksanakannya pembacaan Deklarasi Damai menolak aksi unjuk rasa yang anarkhis di wilayah Kabupaten Jepara yang dipimpin oleh Ketua Pemuda Pancasila Mudiyanto, dan diikuti oleh perwakilan Serikat Pekerja, Serikat Buruh, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda dan Organisasi Mahasiswa se-Kabupaten Jepara.

Dalam sambutannya Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menolak aksi unjuk rasa anarkis dan kegiatan deklarasi damai ini diprakarsai oleh Polda Jateng dan dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polres se-Jawa Tengah.

“Kami menyarankan kepada para serikat pekerja, serikat buruh, Ormas Pemuda dan Organisasi Mahasiswa, bahwa dengan adanya wabah corona sebaiknya unjuk rasa diganti dengan kegiatan audiensi,” Katanya.

Sementara dalam kesempatan itu juga, Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Suharyanto juga menambahkan kegiatan deklarasi ini merupakan komitmen bersama dalam menjaga suasana kamtibmas yang aman dan nyaman di wilayah Kabupaten Jepara.

Loading...

Terkait penyampaian aspirasi dalam bentuk aksi turun ke jalan seharusnya tidak ada tindakan yang anarkis atau merusak fasilitas umum milik negara,.

“Dengan berkumpulnnya kita disini, untuk menyatukan persepsi, saya yakin semuanya mendukung cinta damai dan harapan saya tidak ada kegiatan aksi unjukrasa mengingat sekarang ini masih masa pandemi covid-19, namun kegiatan aksi diganti dengan kegiatan audensi sehingga akan diperoleh solusi yang lebih baik,” terang Dandim.

Lebih lanjut, semua masyarakat mengesampingkan kegiatan aksi dan beralih ke musyawarah untuk mencarai solusi pada permasalahan yang timbul.

Loading...

NKRI post – Eko hariyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *