Selamat Bertugas Irjen Pol. Boy Rafli Amar Sebagai Kepala BNPT

SEGENAP REDAKSI
MEDIA NKRI POST

MENGUCAPKAN

SELAMAT DAN SUKSES

KEPADA

IRJEN POL BOY RAFLI AMAR

ATAS TELAH DI LANTIKNYA MENJADI KEPALA BNPT

SELAMAT BERTUGAS SEMOGA SELALU DIBERIKAN KESEHATAN DAN SUKSES MENJALANKAN TUGAS SEBAGAI KEPALA BNPT

NKRIPOST, JAKARTA – Irjen (Pol) Boy Rafli Amar resmi menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Jabatan itu resmi Ia emban setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Rabu (6/5/2020).

Loading...

Pelantikan yang berlangsung pukul 09.30 WIB dengan Acara diawali pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 86/P Tahun 2020 tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat utama di lingkungan BNPT.

Keppres itu memberhentikan Komjen Suhardi Alius dan mengangkat Boy Rafli Amar. Dia menggantikan pendahulunya, Komjen Suhardi Alius yang telah menjabat sejak Juli 2016.

Setelah pembacaan Keppres, Jokowi lalu memandu Boy Rafli mengucapkan sumpah jabatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatangan berita acara.

Selanjutnya, Presiden Jokowi dan tamu yang hadir mengucapkan selamat kepada Boy Rafli.

Acara pelantikan ini digelar dengan mengikuti protokol pencegahan Covid-19, yakni menjaga jarak dan menggunakan masker.

Jokowi dan tamu lain juga tak bersalaman langsung dengan Boy saat memberi ucapan selamat.

Loading...

Boy yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1988, juga akan mendapat kenaikan pangkat.

Sepanjang kariernya, ia sempat menduduki sejumlah posisi strategis di institusi kepolisian.

Sebelum menjabat Kepala BNPT, Boy ditunjuk menjadi Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Wakalemdiklat).

Jabatan itu ia emban sejak Agustus 2018.

Tahun sebelumnya, tepatnya pada April 2017, ia mulai menjabat sebagai Kepala Polda Papua.

Tak hanya Papua, jabatan kapolda juga pernah diemban Boy untuk wilayah Banten selama sekitar dua tahun yaitu pada Desember 2014-April 2016.

Di sela kedua jabatan kapolda tersebut, Boy menjabat selaku kepala Divisi Humas Polri.

Rotasi jabatan tersebut dilakukan di bawah kepemimpinan mantan Kapolri Jenderal (Purn) Badrodin Haiti.

Boy diketahui cukup malang-melintang di dunia komunikasi. Ia pun telah menduduki sejumlah jabatan di Divisi Humas Polri.

Ia sempat menjadi Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Setelah itu, Boy menjadi Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri.

Diikuti dengan jabatan berikutnya sebagai Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri.

Bahkan, Boy telah menyandang gelar doktor di bidang ilmu komunikasi dari Universitas Padjajaran, Bandung.

Loading...

Dilansir dari laman humas.polri.go.id, mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian menjadi dewan penguji dalam sidang yang digelar pada 14 Agustus 2019.

Proses Jadi Kepala BNPT Dinilai Maladministrasi, Ini Kata Boy Rafli

Irjen (pol) Boy Rafli Amar menegaskan, pengangkatannya sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT) sudah sesuai prosedur.

“Saya pikir itu sudah ada penjelasan dari Mabes Polri.

Masalah prosedur itu sudah melalui proses mekanisme yang sejalan,” kata Boy seusai dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/5/2020).

“Hanya mungkin belum ada pemahaman dan kejelasan dari beberapa kalangan,” sambungnya.

Sebelumnya, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane menyebut penunjukan Boy maladministrasi.

Sebab, surat Telegram Rahasia (TR) yang dikeluarkan Kepala Polri Jenderal Idham Azis terkait pengangkatan Boy dikeluarkan sebelum diterbitkannya surat Keputusan Presiden (Keppres).

Padahal, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2010, Presiden lah yang memiliki kewenangan untuk mengangkat dan memberhentikan Kepala BNPT.

Menurut Neta, wewenang Kapolri hanyalah mengusulkan nama calon Kepala BNPT kepada Presiden, bukan menunjuknya sendirian.

Namun Boy membantah ia ditunjuk sebagai Kepala BNPT lewat TR yang diterbitkan Kapolri.

Boy meminta pihak yang mengkritik pengangkatannya untuk membaca TR tersebut lebih detail.

“Jadi kalau kita baca detail dari telegram Pak Kapolri, berdasarkan surat keputusan Pak Kapolri bahwa saya ditugaskan menjadi pati densus 88 yang akan ditugaskan ke BNPT.

Jadi bukan diangkat sebagai kepala,” kata Boy. “Sedangkan kita tahu pengangkatan kepala BNPT berdasarkan keputusan Presiden,” tutur dia.(Serambinews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *