Sebuah Puisi: Mengenang 1 Tahun Kepergian Alm. Taolin Ludovikus, BA (Karya: Younita Christin)

” Biasa Disapa Bapak “

Setiap kali mendengar bunyi telp
Seperti sedang jatuh cinta
Kenapa?
Ada suara dari kejauhan
Yang selalu menjadi sumber penguatan.

Kamu bukan yang melahirkan
Kamu bukan yang membesarkan pula
Tapi kamu selalu menjadi penopang
Disaat badai besar menerpa.

Loading...

Ini bukan sombong
Ini bukan pencitraan
Tp ini kenyataan
Memang nyata.

Kamu sumber pembela
Kamu sumber inspirasi
Kamu sumber penguatan
Saat semua melihat saat paling buruk.

Terima kasih bapa
Atas pengorbananmu
Terima kasih bapa
Atas ajaranmu.

Terbaik dari yang paling baik
Kita akan tetap menjadi bapa anak
Dan akan saling mendoakan
Bahagia disurga
Dan mendoakan kami bahagia di dunia.

RIP BAPA LUDOVIKUS TAOLIN (Setahun Sudah Telah Berpulang Ke Pangkuan Sang Kuasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *