Rombongan Gubernur NTT Pukul Orang di Jalan Sudirman Jakarta, Polisi: Masalah Sudah Selesai

Gubernur NTT, VIktor Laiskodat saat turun dari mobil di Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu 9 Desember 2020 malam. (Foto Tangkapan Layar video)

Nkripost, Jakarta – Viral di media sosial Whatsapp Group  Sebuah video berdurasi 32 detik viral. Dalam Video tersebut mempertontonkan rombongan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat memukul seseorang di Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu 9 Desember 2020.

Dalam video tersebut, tampak Gubernur Viktor turun dari mobil mengenakan baju putih lengan panjang dengan celana abu-abu.

Sesaat kemudian Ia kembali masuk ke dalam mobil, sementara tiga orang pengawalnya memukul seorang pria yang memakai baju hitam.

Informasi itu dibenarkan staf khusus Gubernur NTT, Pius Rengka yang dilansir dari VoxNtt.com, Rabu (9/12/2020) malam.

Dijelaskan Pius, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, rombongan Gubernur dalam perjalanan menuju rumah makan Bali di Senayan, Jakarta. Rombongan menuju ke sana hendak makan malam.

“Rombongan itu terdiri dari dua mobil. Satu mobil Gubernur NTT dan satu lagi mobil untuk ajudan dan pengawalnya,” ungkap Pius.

Loading...

Dalam perjalanan, tiba-tiba sebuah mobil bergerak mendekati rombongan. Mobil itu kata Pius, mencoba menghimpit mobil Gubernur Viktor dan hendak memotong jalan.

“Mobil itu seolah-olah mau balapan sama mobil Gubernur dan hendak mau potong jalan. Belakangan diketahui kalau pengemudinya mabuk” tandas Pius.

Melihat gelagat demikian, para pengawal kemudian berusaha menghentikan laju mobil yang berisi 4 orang tersebut.

Loading...

Saat mobil berhenti, para pengawal Gubernur lalu memukul seorang pria yang ada dalam mobil tersebut.

“Ajudan spontan mau melindungi gubernur,” katanya.

Seorang yang ada dalam mobil kemudian mengenali Viktor Laiskodat sebagai gubernur NTT. Ia pun meminta maaf atas kejadian itu.

“Satu dari antara orang itu mengenal gubernur lalu minta maaf,” tandas Pius. 

Terkait peristiwa itu, Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Yogen Heroes Baruno membenarkannya. Berdasarkan informasi yang diterima, perselisihan terjadi karena pengendara mobil tersebut memotong jalur rombongan Gubernur NTT.

“Jadi yang kami terima adalah kejadian pengendara mabuk memotong jalur rombongan Gubernur NTT,” kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (10/12/2020).

Yogen menegaskan, baik dari rombongan Gubernur NTT maupun pengendara tersebut sudah damai.

“Sudah diselesaikan secara damai,” jelas dia.

Loading...

Kejadian Seminggu Lalu

Yogen mengatakan, masalah ini sudah selesai. Tak ada laporan pemukulan. Bahkan, kejadian ini sudah lama terjadi. Yakni Jumat 4 Desember 2020.

“Tidak ada pelaporan terkait kasus pemukulan. Kasus ini sudah klir mas. Itu kan kejadian seminggu lalu,” kata dia dilansir dari liputan 6. (*)

Saksikan Video Nkripost TV di Bawah Ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *