Ringankan Beban Ortu, 80 Maba Unidar Ambon Terima Kontrak KIP Kuliah Tahun 2020

Foto Bersama (Ist)

Nkripost, Ambon – Sebanyak 80 orang Mahasiswa Universitas Darusalam Ambon {Unidar}, Menerima Kontrak Kartu Indonesia Pintar {KIP} Kuliah 2020.Di Lt 3 Wara Kampus B Kecamatan Sirimau,Kota Ambon, Propinsi Maluku.Kartu KIP merupakan Program Pemerintah Pusat agar dapat meringankan beban orang siswa. Kegiatan dimulai Pukul 10-30 dan berakhir pukul 13-00 WIT.

“Terkait dengan adanya Program KIP Kuliah ini, agar bisa untuk meringankan beban serta tanggung Jawab orang tua maka Universitas Darusalam Ambon memberikan kesempatan kepada Mahasiswa Baru agara bisa mengambil bagian tentang hal ini.”Rektor Universitas Darusalam Ambon. Kamis {01/10/2020.

Terhadap Mahasiswa Baru sebanyak 80 orang penerima Kontrak KIP Kuliah, Rektor Universitas Darusalam Ambon Dr. Riadh Uluputty juga dalam sambutannya menyampaikan, Proses pengurusan KIP Kuliah tersebut tergolong lebih muda dalam pengurusannya bila di bandingkan dengan program bidik misi.

“kemarin Kaka atau saudara kalian yang mendapatkan namanya itu Bidik Misi, tapi proses itu lebih berat ketimbang adik adik yang saat ini hadir di sini dan sekaligus kontrak KIP tersebut.” Ujar Dr. Riadh Uluputty

Lanjut Dr. Riadh Uluputty mengatakan,” saudara-saudara ini harus berproses di Kemendikbud, dan lewat online pendaftarannya, dari sekian banyak yang mendaftar tapi hanya sebanyak 80 yang lolos berkasnya, Dan itu patut disyukuri karena masih banyak saudara saudari kita yang juga mendafarkan tetapi mereka terkendalah dengan Akreditasi sekolahnya, Nomor Induk Siswa {NIS}.

“Dan saudara – saudara harus bersyukur serta bersyukur seterusnya, maka dengan itu bisa merigankan orang tua saudara, karena orang itu dengan susah payah,dan semua di sini orang tuanya Petani,Nelayan dan penghasilannya hanya terbatas, sangat berbeda dengan petani yang ada di Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan”ujar rektor

Loading...

“Petani kita itu petani ya petani,Subsistem yang keluar kelaut untuk mencari ikan untuk menafkahi istri anak dan keluarga mereka. Dan dia naik ke darat untuk hasil berkebun yang bisa di jual untuk menafakahi keluarganya.

“Bagitu luar biasa potret dari pada orang tua itu yang selalu ada didepan mata dan saudara tidak boleh tingalkan sesuatu harus berpikir orang tua kasian mereka kerja keras di laut,darat banting tulang keringat dan menafkahi bahkan menyekolahkan, Maka saudara masuk di Universitas Darusalam Ambon,harus kerja keras belajar itu yang penting, jangan melakukan hal – hal yang dapat merugikan saudara sendiri dan keluarga.”tegas Uluputty.

Ditambahkan Riadh, ” ketikan saudara berhasil maka orang tua juga merasa bangga, meningkatkan status sosialnya dimasyarakat,.

Loading...

“Sekarang ini tidak ada lagi namanya perbedaan Sekolah atau kuliah,Unpatti, IAIN, IAKN, Poltekes, Poltek Negeri Ambon semua itukan kampus Negeri dan Swasta itu banyak, Darusalam Ukim Stia Alaska dan seterusnya,tetapi dimata UU samua sama. Kalau UU tidak sama maka suadara saudara tidak dapat dapat KIP.” Tambah Rektor.

”Berbangga sekali lewat LlDIKTI kita mendapatkan Kuota KiP yang lumayan banyak dengan hasil presentasi kemarin ini berarti suatu peningkatan dan suatu kepercayaan didalam pengelolaan Institusi ini,akan menjadi baik.insa allah studi dengan baik rajin sampai menggelar serjana.” Tegasnya melanjutkan.

Terakhir Dr. Riadh Uluputty mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa baru serta ucapkan selamat atas terpilihnya delapan puluh mahasiswa baru yang mendapatkan KIP Kuliah.

“Kami atas nama pimpinan Universitas selamat atas saudara saudara diterima di Universitas Darusalam Ambon,dan juga selamat atas terpilih saudara saudari mendapatkan kartu KIP ini di tahun 2020 sukses.” Tutup Dr. Riadh Uluputty. {Basir Pattiekon} .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *