Relygius L. Usfunan, SH: Masyarakat Adalah Garda Terdepan Untuk Memutus Mata Rantai Covid 19

Relygius L. Usfunan, SH

Nkripost, TTS – Pandemi Covid 19 masih terus menjadi momok yang menakutkan sehingga untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona,rakyat harus menjadi garda terdepan

Hal itu di ungkapkan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Timor Tengah Selatan Relygius L. Usfunan,SH memberikan tanggapannya ketika ditemui media ini Pada hari rabu 30/09/2020,.

selaku wakil ketua DPRD kabupaten Timor Tengah Selatan Relygius Usfunan mengatakan bahwa, Sekarang ini kita tidak bisa mengatakan siapa mau jaga siapa ,masyarakat sekarang ini justru yang harus menjadi garda terdepan untuk memutus mata rantai covid19.”ujarnya

Loading...

BACA JUGA: Relygius Usfunan SH Terkait Pasien Terduga-05 Pemerintah Harus Gantelman

Masih dilanjut Usfunan,untuk penanganan persoalan itu berada pada tenaga medis yang ada di kesehatan,tetapi untuk memutus mata rantai itu rakyatlah yang harus menjadi garda terdepan,mengapa rakyat harus menjadi garda terdepan ? Karena itu dari kesadaran.!
Kesadaran untuk menaati protokol kesehatan pakai masker,kesadaran untuk menjaga jarak,kesadaran untuk menjauhi kerumunan dan lain sebagainya.

Karena kalau sekarang mau ditutup segala aktifitas baik pasar dan lain-lain maka ekonomi kita akan macet, karena kita dalam posisi new normal saja susah apalagi kita hidup berdampingan dengan corona,

sehingga yang menjadi perjuangan sekarang itu adalah rakyat harus sadar soal ini,karena ini tanggung jawab bersama ini bukan tanggung jawab pemerintah, DPRD ,bukan tanggung jawab satgas atau gugus tugas,bukan tanggung jawab TNI-POLRI ,tapi ini tanggung jawab kita bersama untuk memutus mata rantai ini.

BERITA TERKAIT: IP Pasien Yang Diduga Terpapar Covid-19 Kecewa Dengan Pemda TTS

Karena satgas mau memperketat dengan cara apapun ,mau urus push up, denda segala macampun tapi kalau rakyat sendiri tidak mau sadar soal pentingnya kesehatan diri sendiri bagaimna.jelasnya

sehingga kalau mau memutus mata rantai dan penyebaranya maka rakyat harus menjadi garda terdepan, dan jikalau sudah ada penanganan, sudah ada kasus terkait kesehatan itu baru penanganan diberikan kepada tenaga medis.(rey)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *