Rampok Mesin ATM, Istri Bertugas Pantau Situasi

2 Juli 2021 0 By Tim Redaksi

PASANGAN suami istri Alexander Briant Caesar Ivanno alias Alex dan istrinya Gaia Anindya Santamaria alias Gaia mengaku merampok uang dari mesin ATM Bank BPD Bali di Jalan Abianbase, Badung, karena tekanan ekonomi. Keduanya mengaku terlilit utang.

“Kedua Pelaku mengakui terlilit utang di berbagai tempat,” terang Kasat Reskrim Polres Badung, AKP I Putu Ika Prabawa, Kamis (1/6/2021).

Kepada polisi, keduanya mengaku telah merencanakan aksinya satu pekan sebelum beraksi.

Empat hari sebelum beraksi mereka mempersiapkan alat-alat yang akan digunakan untuk membobol ATM.

Loading...

Mulai dari las, tabung gas, tabung oksigen hingga besi congkel.

“Kedua pelaku juga mempersiapkan sarana kendaraan berupa mobil Karimun Wagon warna silver DK 1866 FN,” imbuh Ika.

Setelah semua siap, kedua pelaku keliling mencari lokasi pencurian. Awalnya, mereka akan melancarkan aksi di ATM BRI di daerah Desa Tangeb, Kecamatan Mengwi, Badung.

Akan tetapi karena merasa tidak aman, kemudian keduanya berpindah ke Bank BPD di Jalan Raya Abianbase, Kecamatan Mengwi, Badung.

Dijelaskan Ika, pasutri ini cukup kompak dalam melakukan perampokan ini. Sang istri, Gaia, dalam perampokan ini memiliki beberapa tugas.

Di antaranya, ia mengecek situasi awal tempat kejadian perkara (TKP).

Kemudian setelah dirasa aman, lalu suaminya, Alex masuk ke bilik ATM membawa cat semprot (pylox) dan menyemprotkannya ke CCTV dengan tujuan agar kamera CCTV tertutup cat.

Ketika CCTV sudah tak bisa melihat apa-apa, Alex kembali lagi ke mobil untuk mengambil alat congkel dan las dibantu oleh Gaia untuk menurunkan peralatan dari mobil.

Setelah itu Gaia berperan memantau situasi keadaan sekitar TKP selagi Alex bekerja mencongkel mesin ATM.

Ketiga berhasil membobol mesin ATM, keduanya menguras uang dari dalam mesin tersebut. Keduanya berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp106 juta.

“Untuk pengembangan TKP lain, berdasarkan hasil interogasi kedua pelaku mengakui hanya sekali saja melakukan perbuatan tersebut. Tapi masih diperdalam lagi keterangannya,” tandasnya.

Terungkapnya kasus ini bermula dari adanya kecurigaan pihak bank yang melihat layar monitor CCTV di kantor kas Abianbase, ngeblank (warna hitam) secara tiba-tiba.

Lalu petugas bank langsung melakukan pengecekan ke bilik mesin ATM.

Petugas kaget lantaran menemukan mesin ATM dalam kondisi rusak. Uang di dalamnya pun sudah hilang.

Ditemukan beberapa bagian mesin bekas congkel dan las serta ditemukan 2 tabung gas elpiji.

Atas kejadian tersebut pihak bank melapor ke SPKT Polres Badung untuk proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan laporan itu, pihak Satreskrim Polres Badung langsung bergerak cepat. Kurang dari 1×24 jam, penyelidikan pun membuahkan hasil.

Hasil penyelidikan mengarah kepada kedua pelaku apsangan suami istri.

Selanjutnya, polisi melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil mengamankan pelaku Alexander Briant Caesar Ivanno alias Alex di kamar Nomor 006, Hotel Negara Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Jembrana pada Selasa (29/6/2021) siang.

Dari penangkapan Alex, dia mengaku melakukan aksinya bersama istrinya.

Anggota Polres Badung juga langsung menangkap Gaia, istrinya di rumah mereka di Perum Puri Mas Dalung, Kuta Utara. Dari penangkapan itu, petugas jug amengamankan barang bukti berupa satu buah tabung gas ukuran 3 kg, satu tabung oksigen kecil, cat pylox, satu alat las dan satu linggis.

Jadi modus operandinya, mereka membobol dengan cara menggunakan alat las untuk membobol Mesin ATM.

Sementara untuk mengaburkan rekaman CCTV, pelaku menyemprot kamera di bilik ATM menggunakan cat pylox.

(NKRIPOST/Jawapos)