Ramalan Mbak You Muncul Lagi, Pengganti Presiden Jokowi TERNYATA..

29 Juni 2021 0 By Tim Redaksi

SAAT ini, perekonomian di Indonesia belum semuanya berangsur membaik.

Namun, menurut penerawangan Paranormal Kejawen Mbak You, setelah bulan Juni 2021 Indonesia perlahan mulai bangkit.

Hal tersebut diungkapkan Mbak You dari tayangan di channel YouTube Denny Darko

Loading...

“Peningkatan secara ekonomi, akan ada perbaikan setelah bulan Juni 2021, masa kemarin sampai Juni masih jungkir balik,” jelas Mbak You, Senin (28/6/2021).

Saat ini, menurut Mbak You pun tak mempermasalahkan jika tetap ingin melakukan investasi.

Mengingat, dalam kondisi Pandemi Covid-19, masyarakat tetap membutuhkan makanan dan bekerja demi mencukupi kebutuhan hidup masing-masing

“2021 harus giat bekerja, mau kerja di rumah tapi tetap menghasilkan uang,” jelas Mbak You.

Oleh karena itu, Mbak You berpesan untuk tetap pintar dalam mengolah semua secara bijak.

“Tuhan memberikan cobaan untuk kita, pasti ada sela untuk bangkit dan memberi kebahagiaan di antara itu,” jelasnya.

Sementara itu, menyinggung masalah politik, Mbak You pun memberikan informasi seputar tokoh yang akan meneruskan Jokowi menjadi Presiden RI.

Saat ini, nama-nama tokoh besar pun bermunculan, dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menhan Prabowo Subianto, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Airlangga Hartanto hingga Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Nama tokoh besar ini pun rata-rata bertengger di nomor teratas dengan elektabilitas tinggi berdasarkan lembaga survei yang dilakukan.

Terkait hal itu, paranormal kejawen Mbak You sebelumnya membeberkan sosok calon presiden masa depan di tahun 2024.

Dalam penerawangannya pada 27 November 2020 lalu, Mbak You menjelaskan sosoknya ada dan kini menjabat di pemerintah.

“Ada di deretan kabinet sekarang dan beliau akan diangkat jadi presiden menggantikan Jokowi,” Jelasnya dalam tayangan YouTube Halo Selebriti net.

Bahkan, dalam tayangannya Wanita kelahiran Salatiga ini juga meramalkan dinamika politik di tahun 2021 yang menurutnya akan dipenuhi dengan ketidakpuasan atas situasi yang berkembang akibat kebijakan ekonomi dan pandemi Covid-19.

(NKRIPOST)