Proyek Asal Jadi, Warga Minta Bupati Dan DPRD Tinjau Langsung Ke Lokasi

NKRIPOST.com | Jambi – Pembangunan rehabilitasi atau pemiliharaan jaringan irigasi (D-I)  Desa Sungai Betung Mudik, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi, 610.lll/07/kontrak /PPK/SDA/PUPR/2020, dengan sumber, Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2020, dengan Dana, Rp 1.584.495.000,- miliar rupiah, yang dikerjakan oleh CV. Azivana Muazah, yang diduga kuat dikerjakan tidak sesuai dengan petunjuk dan teknis.

Hal tersebut di temukan dari hasil investigasi media ini saat kunjungan kontrol sosial ke lokasi proyek tersebut minggu 15 nov 2020, di Desa Sungai Betung Mudik, Kecamatan Gunung Kerinci, selain dugaan pekerjaan asal jadi juga terdapat keluhan Masyarakat tentang ketenagaan pekerjaan proyek tersebut.

Sebut saja inisial MRD warga masyarakat asli Desa Sungai Betung Mudik, di media NKRIpost, 15 nov 2020, dengan tegas mengatakan, “kami dari warga Desa Sungai Betung umumnya yang mewakili meminta kepada DPRD, dan Bupati Kerinci untuk dapat meninjau langsung ke lokasi pekerjaan rehab irigasi di desa kami karena penilaian kami secara langsung bahwa pekerjaan rehab irigasi tersebu dikerjakan asal – asalan, sebagian ada yang pakai besi ada yang tidak dan adukan semen tidak sesuai dengan standarnya juga ketebalan coran lantai kerja asal ada”, ungkap warga.

Tambah warga,  selain itu masalah ketenaga kerjaan kami dari warga masyarakat sudah pernah menanyakan untuk ikut serta bekerja namun jawaban dari pihak CV. Azivana Muazah, mengatakan bahwa, “kami sudah mempunyai tukang dari daerah lain”, apa tidak seharusnya pekerjaan tersebut kami yang mengerjakan, kami mau makan juga, butuh biaya anak sekolah juga. hal ini kami juga meminta kepada wakil kami yang duduk dikursi empuk untuk dapat menyampaikan”, tutup warga setempat.

Untuk investigasi, informasi tentang proyek tersebut secara teknis dengan pihak terkait Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kerinci, wartawan media NKRIpost.com sudah berupaya untuk bertemu atau menghubungi melalui telfon namun sampai berita ini diturunkan belum dapat ditemui atau dihubungi.

Dalam permasalahan pekerjaan hendaknya dimana ada pekerjaan proyek pemerintahan, warga setempat pasti berharap untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kemampuannya di bidang pekerjaannya masing – masing.  **(Harman).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *