Pria Ini Terancam Hukuman Mati, Kasusnya Wow

Pria Ini Terancam Hukuman Mati, Kasusnya Wow

25 Juni 2021 0 By Tim Redaksi

SUJITO otak pelaku pembunuhan pemilik diskotik Ferrari terancam hukuman mati setelah dinilai merencanakan pembunuhan terhadap Mara Salem Harahap wartawan media online di Simalungun, Sumatera Utara.

“Para tersangka ini akan dijerat dengan Pasal 338 dan Pasal 340 KUHPidana dengan maksimal hukuman mati,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dalam konfrensi pers di Mapolres Siantar, Kamis (25/6/2021).

Kapolda Sumut menegaskan kalau pihak-pihak yang terlibat dalam aksi pembunuhan itu ditindak tegas. Dia menepati janjinya untuk membawa pelaku untuk diproses hukum.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang memberi dukungan kepada Polri untuk mengungkap kasus ini,” katanya.

Diketahui otak pembunuh Marsal adalah Sujito yang pernah mencalonkan diri sebagai Wali Kota Siantar tahun 2015 silam.

Loading...

Tersangka lainnya, Yudhi alias YFP sebagai anggota Sujito yang bekerja sebagai humas diskotik Ferrari.

YFP disebut mentransfer Rp15 juta untuk membeli senjata kepada A.

Panca Putra mengungkapkan kalau A oknum TNI yang kini masih buron merupakan eksekutor yang menembak Marsal saat peristiwa nahas itu terjadi.

Lalu pada 19 Juni Sujito kembali mentransfer Rp 10 juta kepada A dan Rp 5 juta kepada Y plus Rp 3 juta menyusul.

Dijelaskan kalau Y menerima total uang Rp 8 juta dalam perkara pembunuhan ini.

Panca mengungkapkan, kasus penembakan terhadap Marasalem Harahap karena para tersangka merasa sakit hati terhadap korban kerena minta jatah uang sebesar 12 juta per bulannya di Diskotik Ferrari.

Sehingga, muncul niatan untuk menghabisi nyawa jurnalis itu menggunakan senjata api.

“Untuk senjata api yang digunakan buatan pabrikan Amerika bukan berasal dari institusi TNI dan diduga berasal dari perdagangan ilegal,” terangnya.

(NKRIPOST/Okezone)