PP GEMEI Akan Melakukan Aksi Nginap Depan KPU RI

Aksi PP GEMEI depan KPU RI

Jakarta, 15 September 2020, PP GEMEI akan melakukan aksi nginap depan KPU RI dengan tuntutan menolak pilkada serentak di Indonesia dan pemasangan spanduk di depan KPU RI dan tanda tangan dukungan tolak pilkada di Indonesia di tengah pandemi covid 19.

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan digelar 9 Desember mendatang. Dalam suasana pandemi Covid-19. Namun, belakangan ini, pelaksanaan pilkada serentak mendapat berbagai penolakan mengingat penyebaran covid-19 di Indonesia terus meningkat.

Salah satunya ialah, Gerakan Mahasiswa Ekonomi Indonesia (GEMEI) yang menolak Pilkada serentak digelar tahun ini. Ketua Umum Pengurus Pusat PP GEMEI, Albar, mengatakan menolak dengan tegas pelaksanaan Pilkada tahun 2020 dengan alasan keselamatan masyarakat.

Jika tahun ini dipaksakan untuk pelaksanaan Pilkada serentak di Indonesia maka akan banyak menelan korban seperti petugas PPS ganti PPK, kita melihat tahun 2019 pasca pilpres dan pemilihan legislatif itu banyak menelan korban atau yang meninggal petugas PPS dan PPK.

“Itu bukan masa pandemi tapi banyak korban, bagaimana saat ini yang dalam masa pandemi Covid.” Tambahnya.

Menurutnya di situasi saat ini dalam kondisi pandemi covid 19 seharusnya pemerintah fokus untuk pencegahan covid-19 bukan malah melaksanakan Pilkada serentak di Indonesia. Dikatakan albar, apakah pemerintah tidak mencintai rakyatnya atau pemerintah hanya memikirkan diri sendiri.

Loading...

“Saya selaku ketua umum gerakan mahasiswa ekonomi Indonesia menolak keras pelaksanaan Pilkada karena hanya memakan korban banyak dalam kondisi pandemi covid 19.

Bukan tak punya alasan, Albar menuturkan, saat ini 59 Negara telah menutup akses bagi warga Indonesia yang ingin keluar negeri. “Itukan sudah bukti nyata bahwa memang saat ini kondisi Indonesia lagi kritis. Tapi kenapa musti melanjutkan pilkada.” Jelasnya.

“Saya bersama teman-teman GEMEI tetap konsisten menolak dan meminta Presiden segera menunda pelaksanaan pilkada serentak” Pungkas Albar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *