Potret Kaum Renta Malaka Dari FMB Saat Membagikan Sembako Jilid II

MALAKA, NKRIPOST – Forum Malaka Bangkit (FMB) melaksanakan aksi bagi Sembako Jilid II untuk masyarakat Kabupaten Malaka yang terkena dampak covid-19, Minggu (19/04/2020). Aksi ini serentak hampir di seluruh wilayah Kabupaten Malaka. Sasaran kali ini adalah kaum renta yang sudah tidak produktif. Relawan FMB ini membagikan Sembako dengan rinciannya adalah beras 3 kg dan Mie Instant 5 bungkus dalam satu kemasan.

Terpantau media NKRIPOST.COM, khusus di wilayah pesisir di Kabupaten Malaka (Malaka Tengah, Malaka Barat,Wewiku, Weliman) masih banyak masyarakat kabupaten Malaka yang belum memiliki rumah layak huni dan hidup dalam kemiskinan.

Loading...

Hadirnya FMB dengan gebrakan barunya membagikan Sembako sangat membantu mereka dalam kehidupan sehari – harinya. Kepada kelompok relawan FMB ini mereka haturkan berlimpah terima kasih, khusus untuk Emanuel Bria (EB) dan Roy Tei Seran (RTS) sebagai tokoh penggerak FMB.

Di Desa Kletek, ada nenek Modesta Luruk. Wanita para baya ini mendapat perhatian khusus tim relawan FMB dari aksi bagi Sembako jilid pertama, Minggu (12/04/2020) lalu. Prihatin dengan keadaannya dengan usia yang sudah terlampau tua, akhirnya pada aksi bagi Sembako jilid II ini, nenek Modesta Luruk diistimewahkan. Nenek Modesta, oleh tim relawan FMB pada hari ini (19/04/2020) dihadiahkan susu bubuk dua boks dan telur ayam satu rak. Hadiah itu diberikan khusus oleh Rachel, melalui tim relawan FMB. Rachel sendiri adalah istri dari Emanuel Bria, tokoh pendiri FMB.

Pantauan NKRIPOST.COM, kedatangan tim relawan FMB ini sontok membuat si nenek Modesta kaget. Apalagi setelah nenek Modesta diberikan susu dan telur oleh relawan. Terlihat perasaan haru dan bahagia tercampur aduk di raut wajah nenek Modesta yang sudah keriput termakan usia. Kepada FMB nenek Modesta menyampaikan rasa terima kasihnya dengan tidak berkata apa – apa, namun raut wajahnya terlihat jelas, dia sangat terharu dan berterima kasih atas kebaikan dan kemurahan hati FMB.

Terpisah, aksi hari ini dari FMB lebih fokus menyasar pada kaum renta yang nasibnya mirip dengan nenek Modesta Luruk. Orang tua seperti mereka tidak bisa lagi bekerja, seharusnya ini adalah tugas pemerintah daerah untuk memikirkan nasib mereka di usia senja.

Di Kecamatan Malaka Barat, Desa Rabasa Hain, ada Bai Neno bersama istrinya. Pasangan lansia ini juga berhasil dimonitor tim investigasi FMB untuk mendapatkan Sembako. Pasangan lansia yang hidup berdua ini sangat berterima kasih kepada FMB dan lebih khusus kepada Emanuel Bria (EB) dan akitvis muda Roy Tei Seran (RTS). Menurut pasanngan lansi itu, EB dan RTS adalah anak Malaka yang murah hati dan penyayang masyarakat kecil. Penyampaian ini, dibahasakan oleh mereka dalam bahasa lokal setempat ( Tetun Fehan ).

Lain lagi di Desa Biris, Kecamatan Wewiku. Di sana ada nenek Herkulana Bano. Pantauan NKRIPOST.COM, mungkin nenek itu seusia atau sebaya dengan nenek Modesta di Desa Kletek, Kecamatan Malaka Tengah. Untuk nenek Herkulana Bano, relawan FMB ini memberikan Sembako dengan rincian beras 3 Kg dan Mie Instant 5 bungkus. Setelah diberikan, pikir nenek ini adalah bantuan dari pemerintah. Relawan FMB pun langsung menjelaskan kepada nenek, bahwa bantuan Sembako ini bukan dari pemerintahan setempat, melainkan dari inisiatif dan rejeki dari para donatur yang merasa prihatin dengan sanak saudara keluarga besar Rai Malaka. Tentu, dijelaskan dalam bahasa daerah setempat, karena nenek tersebut tidak bisa berbahasa Indonesia yang baik.

Loading...

Masih banyak sebenarnya keadaan miris masyarakat Malaka khusus usia senja nonproduktif. Masih banyak yang belum memiliki tempat tinggal yang layak, padahal dana desa sudah bermiliaran rupiah mengalir di Kabupaten Malaka ini.

Menurut Emanuel Bria, aksi bagi Sembako gratis ini akan dilanjutkan lagi dalam waktu dekat. Sebagai putra daearah Malaka, dia juga mau ikut membantu meringankan beban hidup masyarakat dengan segala keterbatasannya.

” Akan ada lagi aksi bagi Sembako jilid III. Kita membantu masyarakat Malaka dengan segala keterbatasan. Tapi yang terpenting adalah ketulusan dan kemurahan hati. Semoga bantaun dari kami dapat bermanfaat bagi banyak orang, saudara – saudariku di Malaka,” kata Emanuel Bria (EB).

Setelah berita ini diturunkan, aksi FMB masih lanjut membgikan Sembako untuk masyarakat. Sekedar informasi, situasi wabah Covid-19, para relawan ini pun tetap memakai Masker dan menjaga jarak aman saat membagikan Sembako.

(Chiren Morgan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *