Kategori
EDITORIAL

Portal Jalan menuju Karangan Di Operasikan

BAGIKAN :

NKRIPOST, Mempawah Hulu, Landak – Kanit Lantas Polsek Mempawah Hulu Bripka Widi Suryadi menghadiri sosialisasi pengoperasian portal jalan dalam rangka mencegah kerusakan jalan didusun Sukamaju desa karangan, Kamis (12/03/2020).

Peresmian dihadiri oleh kadis perhubungan kab landak Bapak Jaya Saputra yang sekaligus meresmikan fungsi dari portal tersebut, camat mempawah Hulu dan unsur muspika kecamatan mempawah hulu.

Dalam sambutannya kadis perhubungan menyampaikan bahwa pengoperasian portal jalan tersebut berdasarkan surat edaran bupati landak Nomor : 550/022/DISHUB-SP tanggal 17 januari 2020 tentang pengoperasian portal jalan.

“tinggi kendaraan yang diperbolehkan melewati ruas jalan yang sudah dipasang portal adalah 3 meter,dengan muatan maksimal 8 ton” tambahnya

Dalam kondisi tertentu(darurat) portal dapat dibuka dengan terlebih dahulu menginformasi kepada Dinas Perhubungan Kab Landak atau Kecamatan Mempawah Hulu yang ditunjuk menyimpan Kunci Portal,jelasnya.

Camat mempawah hulu dalam sambutannya mengucapkan terimaksih kepada Dinas Perhubungan atas telah dioperasikannya portal jalan tersebut. Semoga dengan dilaksanakannya pengoperasian portal jalan tersebut dapat mengurangi dan mencegah kerusakan jalan.

Camat mempawah hulu mengajak kepada seluruh tamu undangan untuk bersama-sama untuk menjaga portal tersebut.

Acara dilanjutkan dengan peresmian fungsi portal dan penyerahan kunci portal dari kadis perhubungan kepada camat mempawah hulu.

Kapolsek Mempawah Hulu saat ditemui mengharapakan kerja sama dari semua pihak untuk bekerja sama dan menjaga portal jalan tersebut. Apabila menemukan dan mengetahui ada oknum yang merusak portal tersebut agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

Berdasarkan pasal 275 ayat 2 undang-undang no 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan, “bahwa setiap orang yang merusak rambu lalu lintas,marka jalan , alat pemberi isyarat lalu lintas,fasilitas pejalan kaki dan alat pengaman pengguna jalan sehingga tidak berfungsi dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak Rp. 50.000.000,-” tutupnya

Penulis: Widi.
Publisher : Rinto Andreas

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *