Polisikan Nicholas, Ayu Thalia Kini Shock dan Ketakutan Dibully Pendukung Ahok di Medsos

NAMA Ayu Thalia atau Thata Anma viral beberapa hari belakangan ini, usai ia mengaku mendapatkan tindakan penganiayaan dari putra sulung Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, yakni Nicholas Sean.

Bahkan, Ayu Thalia atau Thata Anma menjadi sorotan masyarakat, usai dirinya melaporkan Nicholas Sean ke Polsek Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (27/8/2021) malam atas dugaan penganiayaan.

Ayu Thalia atau Thata Anma memastikan bahwa dirinya tidak ada niat sama sekali untuk terkenal, dengan melaporkan Nicholas Sean ke polisi.

“Saya sama sekali engga ada niat untuk pansos. Saya sendiri di sini dirugikan secara fisik, dirugikan jadi gak bisa kerja,” kata Ayu Thalia atau Thata Anma dalam jumpa persnya di kantor pengacara Rudi Kabunang, di Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (1/9/2021).

Wanita 25 tahun itu menegaskan, Sean sudah membuat kulit kakinya tidak mulus lagi.

Sebab, Ayu menyebut kakinya lecet dan kulitnya lebam, usai didorong oleh Sean dari mobil.

Loading...

“Namanya cewek namanya estetika kulit itu penting ya, bagian dari tubuh apalagi kaki. Untuk estetika gak baik, kulit kaki saya lecet lecet,” ucapnya.

Di sisi lain, ia juga merasa shock dengan bullyan warganet di sosial media.

Ayu mengaku, mentalnya terhantam keras saat mendapatkan kalimat-kalimat perundungan dari para pendukung Sean yang mayoritas adalah pendukung ayahnya, Ahok.

Loading...

“Dan jujur dengan komentar netizen di instagram membuat saya jadi down mental, bisa jadi sulit kerja, kehilangan klien saya, dan lain-lain gitu lho,” sambungnya sambil menitihkan air mata.

Karena merasa dirugikan atas beberapa tubuhnya yang lecet, wanita kelahiran Jakarta, 9 Mei 1996 itu meminta keadilan dan memohon kepada penyidik Polsek Penjaringan meneruskan laporannya terhadap Sean.

“Pihak berwajib jangan berpihak ke anak siapa anak siapa. Di sini saya sendiri juga. Di sini sebagai korban malah dituduh memfitnah,” jelas Ayu Thalia atau Thata Anma.

Rudi Kabunang, kuasa hukum Ayu Thalia atau Thata Anma menyebutkan kesimpulan dari pernyataan kliennya ialab meminta perlindungan kepada penegak hukum.

Sebab, sejatinya Ayu Thalia atau Thata Anma menyadari ia melaporkan anak dari salah satu tokoh penting di Indonesia, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

“Tapi kami yakin percaya bahwa kepolisian akan objektif lah dalam mengungkap perkara ini karena seorang wanita yang lemah, ini sebagai contoh,” ujar Rudi Kabunang.

Polisi pastikan tangani kasus secara profesional

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan memastikan tidak ada tekanan terkait penanganan kasus dugaan kekerasan Nicholas Sean Purnama (NSP) dengan Ayu Thalia.

Loading...

Polisi dipastikan bekerja sesuai tugasnya dalam menangani kasus yang melibatkan putra Basuki Thahaja Purnama alias Ahok yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina.

“Enggak ada (tekanan dari pihak manapun),” ujarnya, di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (1/9/2021).

Guruh menambahkan pihaknya saat ini sedang bekerja menyelidiki dugaan kasus penganiayaan tersebut termasuk memanggil NSP untuk dimintai keterangan perihal laporan terhadapnya.

“Anggota kami masih bekerja di lapangan. Sedang berjalan, sedang berjalan,” sambungnya.

Loading...

Menurut Guruh, pihaknya bakal menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berseteru.

“Saat ini masih pemeriksaan juga. Kemudian dari pemeriksaan tersebut, kami baru akan mengambil keterangan,” kata Guruh.

(NKRIPOST/Wartakota)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *