Polda NTT Diminta Tegas Ungkapkan Kasus Pengeroyokan Wartawan Malaka Oleh Oknum ADPRD Fraksi Golkar

Nkripost, Malaka- Masyarakat patut memberikan apresiasi kepada Polda NTT-Polres Malaka karena Kasus pengeroyokan wartawan oleh ketiga kader Golkar Nusa Tenggara Timur NTT-Malaka sudah ditangani Polres Malaka hingga menetapkan tiga orang tersangka. Salah satu dari tiga orang tersangka adalah Raimundus, ADPRD Fraksi Golkar.

Kasus tersebut setelah kejadian tanggal 15 Okotober lalu di desa Haitimuk kecamatan Weliman ditangani Polres Malaka dan sudah menetapkan tiga orang tersangka namun sayangnya ketiga orang tersebut belum di tahan oleh Polres Malaka. Karena belum ada tindakan nyata, Polres Malaka Limpahkan kasus tersebut ke Polda NTT kerena Pilkada Malaka dan sampai hari inipun Polda NTT belum adakan penahanan terhadap ketiga tersangka.

Antonius Bria SH., MH., M.AP Advokat muda ketika di konfirmasi melalui whatsap Sabtu,(19/12/2020) mengatakan, “Kita pada prinsipnya adalah penegekan Hukum kepada mereka semua yang telah melakukan tindakan penganiayaan atau kekerasan.

Yang sepatutnya mereka yang menjadi Dewan perwakilan Rakyat (DPRD) itu perlu memberikan contoh yang baik kepada Masyarakat agar masyarakat merasa tertarik atas pamor dan kewibawaan mereka sebagai perwakilan rakyat.

Dan kami yakin sekali partai besar seperti partai Golkar tidak mendidik kader untuk menjadi premanisme, bahkan dikenal dengan Partai yang merakyat khusus di Kabupaten Malaka-NTT akan tetapi masih ada Anggota DPRD yang gunakan atribut lengkap Partai Golkar ikut serta dalam kasus perngeroyokan yakni: Raymundus Seran Klau terhadap wartawan gardamalaka.com Yohanes Seran Bria alias Bojes”.

Hal ini bukan saja sebatas pada Partai Besar atau kecil namun yang diharapan adalah rasa keadilan bagi semua Masyarakat karena Hukum tidak akan mengenal siapa oknum yang berperan dibalik tindakan tersebut tapi Hukum adalah Panglima bagi rasa keadilan sebab ini Negara bukan Machtstat tetapi Negara Rechtstat. (tim/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *