Pjs Bupati SBT Kembali di Demo, Kabag Hukum: Tak Ada SK Yang Membatalkan 3 Camat

Nkripost, SBT – Lagi – lagi Demo Pejabat Sementara {Pjs} Bupati Seram Bagian Timur{SBT} Propinsi Maluku Hadi Suleman di Demo akibat dugaan tidak Netral. Massa Aksi kembali berorasi di depan Gapura Kantor Bupati, jalan Ampera, Kec. Bula. Kab SBT. sebagai bentuk rasa kekecewaan mereka atas pembatalan Surat Keputusan ( SK ) Bupati Abdul Mukti Keliobas oleh Pjs Bupati SBT yang di anggap sudah melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Aksi demo ini merupakan aksi ketiga kalinya oleh From Pemuda Peduli Demokrasi {FPPD}. Mereka menuntut agar Pjs Bupati dan Kabag Hukum segera mengumumkan hasil telaah hukum yang sudah dilakukan oleh Kabag Hukum sesuia dengan kesepakatan mereka pada aksi kemarin.

SK pengangkatan dan pemberhentian 5 ( lima ) Karateker ( Pejabat Desa ) terbitan Mukti Keliobas yang telah di Batalkan oleh Pjs Bupati Hadi Suleman M.Si . Masing – masing SK tersebut adalah, SK Pejabat Kepala Desa Bula Air, Kepala Desa Salas, Kepala Desa Waimatakabo, Kepala Desa Kampung Baru, Kec Teluk Waru dan Kepala Desa Keldor.

Berita Terkait: Dualisme Surat Keputusan SK Bupati Non Aktif dan Pjs Bupati Berujung Demo Lanjutan

Salah satu Orator Jamal Rumatiga,dari From Pemuda Peduli Demokrasi {FPPD} mengatakan bahwa, telah terjadi kejahatan Demokrasi yang dilakukan di Negeri ini. Dia bahkan meminta kepada Tuhan untuk memberikan mereka balasan. ” Ya Allah, kutuklah mulut mereka “. Tegas, Rumatiga.

Rumatiga menambahkan, ” Saya mau sampaikan kepada Sekertaris Daerah, Sdr Syarif Makmur yang Terhormat. Bapak di tugaskan di negeri ini, sudah semestinya bekerja sesuai dengan tanggung jawab dan tugas bapak secara proporsional dalam membangun Kabupaten ini. Bukan sebaliknya, Bapak malah membuat keributan dan kejahatan terhadap aturan birokrasi. Saya minta, Sdr Sekda harus hadir di sini bersama-sama dengan kami untuk menjawab apa yang menjadi tuntutan kami.

“Pihak keamanan, kehadiran kami disi bukan untuk berbuat anarkhis tapi, untuk mengatakan bahwa, setiap kebijakan-kebijakan teknis yang dilakukan oleh Pjs Bupati,semestinya harus berkoordinasi dengan Bupati Mukti Keliobas yang saat ini sedang melaksanakan cuti kampanye. Tegas, Rumatiga.

Loading...

Sementara itu, Kabag Hukum Kab. SBT, Mokhtar Rumadan S.H. yang menemui massa aksi menjelaskan. ” Hari ini, saya sudah mengirimkan hasil telaah saya ke Biro Hukum Provinsi Maluku. Kita tunggu hasilnya saja. Saya harap saudara-saudara tetap bersabar menunggu hasil dari Provinsi Maluku. Saya juga berkoordinasi untuk secepatnya diberitahukan hasil itu.

Lanjut Rumadan, ” saya mau sampaikan juga bahwa, untuk ketiga orang Camat yang sempat beredar akan di copot dari jabatannya yakni, Camat Bula Barat, Camat Bula dan Camat Tekuk Waru. Harus kembali berproses seperti biasa, sebab sampai hari ini tidak ada SK yang membatalkan mereka dari jabatannya. Apa yang saya sampaikan di forum resmi ini saya bertanggung jawab penuh dan saya sudah lebih dulu menanyakan hal ini langsung kepada Pjs Bupati.” Tegas Rumadan.

Berbeda dengan aksi beberapa hari yang lalu. Dimana aksi hari ini, pengamanan diperketat dengan melibatkan 1 Unit mobil Water Cannon milik Polres SBT dan penambahan anggota untuk mengawal jalanya aksi damai itu. Massa aksi pun hanya diizinkan untuk melakukan orasi di depan gapura kantor Bupati. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban menjelang perhelatan Pilkada di Kabupaten yang bertajuk Ita Wotu Nusa itu.

Loading...

Jika kami tidak di berikan kepastian waktu yang jelas tentang hasil telaah biro hukum Provinsi Maluku maka, kami akan terus melakukan aksi ini sampai kami mendengar langsung hasil keputusan tersebut.Tutup, Jamal.
( Basir Pattiekon )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *