Pilkada Asahan, Komunitas Indonesia Tionghoa Siap Dukung Paslon Nurhajuzah-Henri

Komunitas Indonesia Tionghoa Siap Dukung Paslon Nurhajuzah-Henri

Nkripost, Asahan – Gema NURI menggema dan berkumandang di mana-mana, baik di pelosok desa maupun di perkotaan bukan hanya itu saja bahkan dari KITA (Komunitas Indonesia Tionghoa) juga mendukung Paslon NURI (Nurhajuzah-Henri) guna mengharapkan akan adanya perubahan di kabupaten Asahan.

Seperti yang terlihat dari pantauan media Nkripost Asahan saat Paket Paslon Nurhajuzah-Henri yang di kenal dengan Tagline NURI menyambangi Komunitas Indonesia Tionghoa (KITA) untuk bersilaturahmi yang bertempat di kedai kopi jalan listrik simpang imam bonjol sekitar pukul 08.30 wib Minggu 7/11/2020.

Kehadiran Nurhajizah dan H.Henri di sambut oleh Hendra Gunawan S dan Aphiang yang merupakan Komunitas Indonesia Tionghoa (KITA) dengan suka cita dan antusias masyarakat Asahan.

Tidak hanya sampai di situ saja, Calon Bupati Asahan Nurhajizah dan Cawabup H.Henri juga menyapa masyarakat Asahan dengan berjalan kaki dari satu toko ke toko lainnya dan terus berkeliling menemui para pedagang yang ada di pasar, rute yang di lalui oleh Paslon NURI tersebut di mulai dari jalan listrik, pasar pagi, jalan Diponegoro masuk ke jalan Rivai yang kemudian Paslon NURI menaiki Betor guna menuju ke kedai kopi congbi yang di lanjutkan ke jalan panglima Polem dengan naik Betor guna menemui dan menyapa seluruh pedagang yang ada di pasar.

Cabup Nurhajizah juga melihat keadaan pasar yang sangat-sangat tidak tertata dan juga terlihat sampah yang bertumpuk dan berserakan, sambil berkeliling menyapa para pedagang Bunda Nurhajizah mampir untuk membeli es dawet.

Loading...

Terpantau Para pedagang sangat senang dengan kedatangan Calon Bupati yang akrab di sapa Bunda Nurhajizah dan H.Henri di tengah aktifitas pasar yang sedang berlangsung.

Di sana pasangan Nuri banyak mendengar keluhan dari para pedagang, ada yang menyampaikan kalau mereka jangan sampai di gusur, apalagi kalau sudah datang musim hujan mereka berdagang selalu kebanjiran akibat dari banyak parit-parit yang tersumbat.

Usai melihat keadaan pasar Paslon NURI dan mendengarkan keluhan para pedagang, Paket NURI lanjutakan menuju Caffein yang berada di jalan Imam Bonjol, karena di sanalah tempat di laksanakannya temu ramah dengan para pengusaha dan pendukung-pendukung NURI.

Loading...

Pada pertemuan dan silaturrahmi bersama para pendukung Nuri yang mayoritas dari kalangan pengusaha, Calon Bupati Asahan Nurhajizah memaparkan bahwa Ia bersama H.Henri meminta waktu dua Minggu untuk menata kelola pemerintahan apabila Ia Bersama pasangannya mendapatkan kepercayaan masyarakat menjadi Bupati Asahan.

“Bila Kami diberikan kepercayaan nanti memimpin Asahan, kami akan meminta waktu dua minggu untuk menata kelola pemerintahan dan Selain itu juga pelayanan kepada masyarakat seperti yang terlihat pada saat ini masyarakat masih sangat sulit untuk mengurus KK, KTP, akte kelahiran dan yang lainnya,juga di bidang kesehatan masih banyak yang harus di benahi, terutama ada beberapa puskesmas dan Pustu yang tutup karena fasilitas kesehatan yang tidak memadai dan tidak bisa berjalan karena di akibatkan infrastruktur jalan yang sangat-sangat memprihatinkan.”ungkap Bunda Nurhajizah.

Di tempat yang sama, calon wakil Bupati H.Henri juga menyampaikan harapannya agar Ia bersama Pasangannya mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk membuat perubahan di kabupaten Asahan.

“Pergunakanlah waktu dan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk mendukung kami agar bisa menjadi Bupati dan Wakil Bupati Asahan, saya berharap kepada pendukung-pendukung untuk sama-sama bisa memenangkan NURI,karena tidak akan ada lagi kesempatan untuk kami untuk bisa merubah Asahan,”ungkap H.Henri.

Pada acara temu ramah tersebut, kepada Paket NURI, perwakilan warga Tionghoa (KITA) Hendra Gunawan S selaku MC menyampaikan usulan yakni:

1.Membuka investor yang seluas-luasnya agar bisa masuk di asahan baik dari dalam ataupun luar.
2.Masalah pendidikan,agar di bukanya universitas yang berstandar nasional
3.Investasi sebesar-besarnya untuk Kesehatan,agar kiranya di kisaran ada rumah sakit yang berstandar internasional yang mempunyai alat-alat yang lengkap sehingga apabila ada warga Asahan yang sakit tidak perlu di rujuk ke rumah sakit Medan.

Selain usulan di atas, ada juga warga Tionghoa yang menanyakan masalah hewan ternak yang masuk dan memakan tanaman warga, ada juga yang menanyakan tentang di duga asuransi Bumiputera yang jatuh tempo tidak di bayar,masyarakat meminta solusi kepada bunda Nurhajizah.

Acara berlangsung dengan lancar dan Nurhajizah berharap dukungan penuh kepada para relawan agar bisa sama-sama untuk mewujudkan Asahan yang maju dan lebih baik lagi.

Loading...

Turut hadir pada acara temu ramah tersebut Supriadi sebagai panitia, Hendra Gunawan, Arifin, Aphiang dari Komunitas Tionghoa(KITA),para pengusaha dan para relawan yang siap membantu NURI (Nurhajizah-Henri) untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Asahan yang sesuai dengan motto NURI (Niat Usaha Ridho Illahi). (Nurlaili)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *