Petrus Bere Serukan Malaka Butuh Pemimpin Pembawa Perubahan Oleh Paket Sakti

Nkripost, Malaka- Petrus Bere, mantan Sekda Belu hadir dalam deklarasi paket Sakti pasangan Simon Nahak dan Kim Taolin. Dalam orasi pokitiknya sebagai sesepuh Petrus Bere yang sempat digadang bergandengan dengan Emanuel Makaraek (EMAUS) menyerukan Malaka butuh perubahan.

Sebagai Sesepuh, ia menceritakan awal mula diajak DR. Simon dan Kim Taolin ketika bertamu di rumahnya.

“Saya bilang mari kita bersatu untuk membangun Malaka. “Kaer kelun bamalu, serak bas bamalu iha rai” Malaka membuat perubahan. Karena setelah kami jalan kurang lebih tiga bulan dari rumah ke rumah, dari kampung ke kampung, yang masyarakat mau adalah supaya ada perubahan di Malaka”, ungkap Petrus Bere dengan bahasa Tetun dan Indonesia disambut tepukan tangan.

Petrus juga mengajak masyarakat Malaka untuk menolak politik uang. “Masyarakat Malaka hebat, tembak gunakan peluru tidak masuk tetapi tembak gunakan yang lain tembus mati tempat. Masih adakah itu? Masih mau kah itu?”, tanya Petrus dan masyarakat menjawab dengan lantang tidak.

“Harga diri sebagai orang Malaka, Kalo kita ingin buat perubahan mari kita harus tetap Sakti terhadap segalanya. Jangan berkecil hati soal tiga bendera ini karena ini ada lambang Bapak, Putera dan Roh Kudus. Jangan ragu dengan lima kursi karena itu lambang Pancasila. Ini tiga bendera tapi masih banyak yang belum datang, mereka tunggu tanggal 9 Desember”, tutup Petrus Bere meyakinkan massa yang hadir. (Killer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *