NKRIPOST.COM

Berita Seputar NKRI

SELAMAT DATANG DI NKRI POST
TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI KAMI
SAMPAI JUMPA LAGI

Pernyataan Tegas ABP : Per 16 Juli 2020 94,86% Bebas Covid-19 Di Babel 4% Dalam Perawatan

BAGIKAN :

NKRIPOST, PANGKALPINANG – Dalam penanganan pandemi Covid-19 adalah kerja bersama. Oleh sebab itu, penanggulangan bencana nonalam ini musti dilakukan dengan saling bekerjasama, bersinergi dan berkolaborasi. Tanpa itu, upaya kita bersama dalam mengatasi pandemi ini tidak akan berhasil dan maksimal.

Seperti yang diutarakan Jubir GTPPC-19 Babel, Andi Budi Prayitno yang biasa disapa ABP menjelaskan dalam release resmi, Kamis (16/07/2020) yakni dengan tingkat kesembuhan atau bebas Covid-19 (discarded) dan selesai isolasi orang yang terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung per hari ini, Kamis 16 Juli 2020, yang mencapai 94,86%, dan orang yang masih sedang dalam perawatan/penanganan berada di angka 4%.94,86%, dan orang yang masih sedang dalam perawatan/penanganan berada di angka 4%.94,86%, dan orang yang masih sedang dalam perawatan/penanganan berada di angka 4%.

“Kita patut bersyukur dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak terutama kepada tim medis, tenaga kesehatan, dokter, perawat, satgas penegakan disiplin Protokol Kesehatan Covid-19, dan para relawan, yang sudah berjibaku, berjuang dengan tegar, serta merespon secara cepat dalam melakukan perawatan, penanganan, pengendalian, dan pemantauan Covid-19”, ucapnya.

Maka dalam pencapaian tersebut tentu saja berkat kerja semua pihak dan kesadaran serta kepedulian dari masyarakat yang terus konsen dan konsisten, memberi andil dalam pengendalian dan penanggulangan pandemi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Cetak biru (blue print) pengendalian Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dilakukan dalam kerangka kerja: tracking yang proaktif, tracing yang agresif, testing yang massif, serta treatment yang optimal, terukur, dan disiplin”, jelas ABP.

Treatment terhadap orang yang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 menjadi perhatian serius Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam pengendalian Covid-19, sehingga mereka yang dikarantina dan menjalani penanganan maupun yang diisolasi dan menjalani perawatan, dalam waktu yang relatif singkat bisa sehat dengan cepat dan dinyatakan bebas Covid-19. Semangat optimisme dan positive thinking musti digelorakan, sebagaimana motto: Yang sakit harus sembuh, yang sehat harus tangguh.

Loading...

“Namun hasil dan pencapaian ini tentu tak boleh kemudian membuat kita lalai dan lupa diri, bahkan abai terhadap Covid-19. Justru sebaliknya, menjadi motivasi bagi kita semua masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk terus menjaga soliditas dan merawat solidaritas termasuk menanggalkan ego sektoral dalam dalam ikhtiar bersama memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 maupun kesiapsiagaan menanggulangi pandemi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung”, lanjutnya.

Selain komunikasi intens dan koordinasi antara Gugus Tugas Kabupaten/Kota dengan Gugus Tugas Provinsi, komitmen Kepala Daerah sebagai pimpinan Gugus Tugas di Kota/Kabupaten dalam melakukan manajemen krisis adalah juga kunci penting dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 ini, mengingat saat ini kita sedang berada di tengah situasi dan fase menuju tatanan kehidupan baru (new normal life) yang produktif dan aman.

Adalah fakta bahwa selama vaksin Covid-19 belum ditemukan maka kemungkinan dan potensi penularan Covid-19 akan terus terjadi, dan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sendiri saat ini penularannya tidak lagi didominasi oleh kasus impor (Imported case), namun sudah terjadi kasus transmisi lokal (local transmission) yang cukup banyak. Hal ini musti menjadi perhatian kita semua agar lebih peduli dengan meningkatkan kewaspadaan dini. Masyarakat tak boleh lengah, harus tetap awas dan peduli, namun jangan pula panik berlebihan.

Tambah ABP bahwa Sembari terus menyemarakkan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), dengan menjadikan desa/kelurahan kita sebagai “Kampung Tegep Mandiri” maka kita sudah turut serta menanggulangi pandemi terutama dalam upaya memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 di lingkungan terdekat kita masing-masing.

Lanjutnya lagi, Yang mana kunci utama yakni kerjasama, partisipasi aktif, kepatuhan, dan kedisiplinan kita dalam menerapkan Protokol Kesehatan yaitu pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer terutama di tempat umum, fasilitas publik, dan tempat keramaian, seperti rumah ibadah, kantor, obyek wisata, pasar dan mal atau supermarket; serta mempraktikkan pola atau perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah salah satu faktor kunci pencegahan agar kita, keluarga, kerabat, dan orang-orang terdekat kita, tidak menjadi carrier/vektor (pembawa virus atau sumber penular virus) dan bahkan menjadi suspectatau orang yang terpapar dan terkonfirmasi Covid-19.

“Jaga diri, jaga orang lain.
Lindungi diri, lindungi sesama.
Saling mengingatkan, saling menguatkan.
Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan”, pesan ABP.

(Sumber : GTPPC-19 BABEL/NKRIPOST/SUMARWAN)

Terbitkan Pada: 16 Juli 2020 by NKRI POST

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Untuk Informasi Silahkan Hubungi Kami
Untuk Informasi Seputar NKRIpost Bisa Hubungi Kami