Kategori
NUSANTARA

Permen No 229 Tahun 2019 tentang Jabatan Tertentu yang Dapat Diduduki oleh Tenaga Kerja Asing

BAGIKAN :

Jakarta, NKRIPOST – Kementerian Ketenagakerjaan telah menetapkan sebanyak 2.196 jabatan bisa diduduki oleh para pekerja asing yang bekerja di Indonesia. Jumlahnya bertambah dari beberapa peraturan sebelumnya. Jumlah jabatan itu mencakup 18 sektor usaha yang ada di Indonesia mulai dari konstruksi, manufaktur, pendidikan dan lainnya. Selasa, 10/09

Ketentuan itu diatur dalam Peraturan Menteri Nomor 229 Tahun 2019 tentang Jabatan Tertentu yang Dapat Diduduki oleh Tenaga Kerja Asing. Peraturan yang ditandatangani pada 27 Agustus 2019 itu adalah penyempurnaan dari beberapa peraturan sebelumnya yang pernah terbit.

“Total 2196 jabatan di permen 228 kemudian peraturan ini memuat daftar jabatan-jabatan yang boleh diisi oleh para tenaga kerja asing. Alasan penerbitan peraturan menteri terbaru soal jabatan tenaga kerja asing karena Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing telah terbit. Di sisi lain, peraturan menteri soal tenaga kerja sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan ketenagakerjaan sehingga perlu disempurnakan.

Agung Sugiri menjelaskan Kemenker sudah punya aturan terkait TKA dari 2011-2015. Selama ini banyak kebutuhan posisi tenaga kerja asing yang diusulkan asosiasi dunia usaha belum masuk dalam daftar sehingga harus meminta rekomendasi kementerian lembaga terkait. Perkembangannya di lapangan selalu ada jabatan baru sesuai kebutuhan terkini seperti pemerintah sedang gencar membangun infrastruktur dan lainnya.

“Jadi untuk mengakomodir ini semua muncullah permenaker 228, katanya.
Apakah 2.196 posisi jabatan otomatis diisi oleh tenaga asing?

Agung Sugiri menjelaskan meski dua ribu lebih posisi jabatan itu bisa diduduki pekerja asing, tapi pekerja asing harus memiliki persyaratan dan kompetensi atau yang dipersyaratkan di situ.

“Kalau berbicara persyaratan, pendidikan misalnya di standar persyaratan TKA di aturan kami permen 10 katakanlah memiliki pengalaman 5 tahun, pendidikan sesuai jabatan,” katanya.

Tenaga Kerja Asing di RI Meroket 38%, Terbanyak dari China yang sudah memberikan syarat tinggi, dan mempermudah proses perizinan, contohnya pemberi kerja mau meng-input data atau memasukkan jabatan yang diisi, yang jelas tenaga asing asal china
Sangat Berkuwalitas jauh ketimbang
Tenaga kerja lokal. Tutup. Selasa 10/09/2019

Editor : zul
Copyrigth@2019|NKRIPOST.COM – Indonesia
Faktual & Berimbang 《》
INDONESIA – JAKARTA

BAGIKAN :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *